2 Oknum Wartawan RL Diduga Terima Suap Rp 10 Juta

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Citra profesi wartawan yang ada di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Rejang Lebong kembali menjadi buruk setelah teruangkap adanya dugaan kabar dugaan suap sebesar Rp 10 juta terhadap kedua oknum wartawan berinisial HB dan BN yang dilakukan salah satu pejabat yang bertugas di RSUD Curup.

Dari lansiran berita di salah satu media cetak harian lokal Provinsi Bengkulu “Radar Kepahiang”, terbitan tanggal 1 Agustus 2017, mengungkapkan adanya praktek dugaan suap terhadap kedua oknum wartawan televisi lokal yakni HB dan BN, untuk mengamankan berita tentang kasus asusila pelecehan seksual yang telah dilaporkan ke Polres Rejang Lebong beberapa waktu lalu.

Menariknya, sumber kabar Radar Kepahiang ini menyebut sumber informasi tersebut berhasil dikumpulkan dari keterangan Yandarwin yang memiliki jabatan di RSUD Curup. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi bahwa satu dari dua oknum wartawan yang diduga menerima suap tersebut adalah oknum Pimpinan Organisasi Wartawan di Rejang Lebong.

Kronologis yang dibeberkan Radar Kepahiang di alinea pemberitaannya, dijelaskan pula bahwa saat penyerahan uang, BN sempat meminta suap dengan nominal Rp 23 Juta. Namun dari pihak RSUD Curup ditolak.

“Awalnya BN meminta uang itu Rp 23 juta kepada saya, untuk 23 media. Karena uang tersebut terlalu besar, kami hanya menyanggupi Rp 10 juta, saat itupun langsung diterima oleh HB dan BN,” beber Yandarwin seperti yang tercetak di Radar Kepahiang Edisi Selasa, 1 Agustus 2017.[**/E01]

Comments are closed.