Astaga!!! 6 Paket Proyek Jalan Hotmix Di Seluma Terancam Tak Tuntas

RealitaBengkulu.co.id, SELUMA – Seluruh program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Seluma tahun ini harus tuntas semua. Namun, tidak halnya dengan keenam paket proyek pekerjaan jalan hotmix bernilai milyaran rupiah terancam tak tuntas. Pasalnya, dari hasil pantauan pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Seluma pekerjaannya masih di bawah target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Seluma,  M. Syaifullah,SE. ST, mengatakan dari hasil pemeriksaan perkembangan dilapangan petugasnya terhadap kondisi sejumlah paket pengerjaan jalan itu belum mengalami kemajuan.

Keenam proyek yang terancam tak tuntas tersebut yakni, proyek jalan hotmix Desa Talang Kabu- Air Payangan Kecamatan Ilir Talo dengan panjang 2,5 kilo meter, Masmambang- Air Petai kecamatan Talo sepanjang  800 meter, Sungai Petai-Napalan Kecamatan Talo Kecil sepanjang 2 kilo meter, Air Teras-Batu Tugu Kecamatan Ilir Talo sepanjang 1,5 kilo meter,Lubuk Ngantungan- Air Keruh Kecamatan Ulu Talo sepanjang 6 kilo meter, Simpang Talang Durian- SP 2 Renah Gajah Mati 2 kecamatan Semidang Alas sepanjang  2 kilo meter.

“Pihak perusahaan rekanan pelaksana telah kita layangkan teguran untuk segera menyelesaian pekerjaan tersebut sesuai waktu yang sudah ditetapkan. Namun dilihat kondisi dilapangan terancam tak selesai dan bila tidak selesai maka perusahaan tersebut akan kita masukkan ke dalam daftar hitam,” kata M. Syaifullah,kemarin.

Dijelaskan dia, pihak rekanan sendiri sejauh ini telah mengajukan permohonan perpanjangan kontrak kerja yang sudah disepakati sejak awal pekerjaan.

“Kita bisa lakukan perpanjangan waktu, namun kita lihat dulu. Apakah masih bisa ?.Saat ini kami juga masih menelaah permohonan pengajuan perpanjangan kontrak. Tapi kami harus hati-hati, dan  tidak mau langsung putuskan sebelum dilakukan penelitian dilapangan kembali,” katanya sembari optimis proyek tersebut selesai.

Dan jika proyek tersebut tak terselesaikan, pihaknya juga belum memastikan apakah di tahun 2017 mendatang, proyek jalan yang terancam mangkrak tersebut kembali dilanjutkan.”Yang jelas kita masih menunggu petunjuk dan teknisnya nanti. Kita tidak juga mau mengambil resiko bila nantinya tidak diperbolehkan dilanjutkan maka kita juga tidak bisa berbuat banyak karena hal itu jelas berdampak pada penambahan anggaran tahun berikutnya,” tutupnya.[**/E01]

Leave a Reply