BRI Curup Siap Luncurkan 2.538 Kartu Bansos Non Tunai

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Pimpinan Cabang BRI Curup, Teguh Rahadian melalui Asisten Manager Bisnis Micro (AMBM), Darmawan, kepada wartawan, menjelaskan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, akan melaunching sebanyak 2.538 kartu keluarga sejahtera (KKS) berupa penyaluran bantuan sosial (Bansos) non tunai dari Program Keluarga Harapan (PKH).

“Makanya kami harus kerja ekstra agar program ini cepat terlaksana. Sejauh ini kami belum bisa memastikan kapan acara launchingnya karena masih harus melihat situasi dahulu. Namun yang jelas kami pastikan sebelum lebaran ini sudah terdistribusi,” tegasnya.

Disamping itu, program ini juga melibatkan pihak instansi terkait lainnya yakni Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Bulog khusus untuk program distribusi pangan non tunai dalam program “Rumah Pangan Kita”. Sehingga pihaknya masih menunggu kesiapan dari kedua pihak tersebut untuk melaksanakan kegiatan launching KKS.

“Dari jumlah kartu yang siap kami luncurkan itu total dana yang akan distribuisikan mencapai Rp 2 milliar lebih. Dari 15 Kecamatan yang akan disalurkan, Kecamatan Padang Ulak Tanding menjadi penerima terbanyak sedangkan untuk Kecamatan yang paling sedikit berada di Kecamatan Curup dan Kecamatan Curup Tengah,” paparnya.

Ia menambahkan KKS-BRI ini bisa disinergikan untuk digunakan dalam penyaluran Program Beras Sejahtera memiliki fungsi ganda, yakni selain menjadi media penyaluran bantuan sosial, berfungsi sebagai database masyarakat. Dukungan BRI melalui platform keuangan digital dapat membuat bansos lebih tepat guna dan tepat sasaran. Di sisi lain, KKS-BRI akan mengedukasi nasabah untuk menabung dan menggunakan uang seperlunya. Dengan mendekatkan akses perbankan ke masyarakat kelas bawah, Bank BRI berperan meningkatkan inklusi keuangan di tengah masyarakat.

“Ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen Bank BRI untuk menyukseskan program–program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat. Selain itu kartu ini juga bisa digunakan untuk mereka menabung dan yang paing utama tujuan tidak lain agar masyarakat terbiasa menabung,” jelasnya.[**/E01]

Leave a Reply