Diduga Pungli Prona, Kades Dusun Sawah Tertangkap OTT


RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Keberhasilan ditorehkan Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu yang pada Selasa malam (31/01/2017) sekitar pukul 20.00 Wib, berhasil menangkap salah satu oknum Kepala Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara berinisial HE lantaran diduga telah melakukan pungutan liar terhadap penebusan sertifikat prona tahun 2016 oleh warganya.

Waka Polres melalui Kasat Reskrim, Chusnul Qomar, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu pagi (01/02/2017) di Mapolres membenarkan adanya penangkapan dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum Kepala DesaDusun Sawah Kecamatan Curup Utara bersama Tim Satgas Pungli.

“Saat ini kita masih dalam tahap penyelidikan secara mendalam dengan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan keterangan oknum Kepala Desa tersebut. Untuk statusnya saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” singkatnya.

Sementara itu, Plt Kepala Inspektorat Rejang Lebong yang tergabung dalam Tim Satgas Saber Pungli, Dr. Hambali, M.Pd, MH, sependapat dengan keterangan Kasat Reskrim yang membenarkan adanya peristiwa penangkapan terhadap salah satu Kepala Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara berinisial HE pada Selasa malam melalui operasi tangkap tangan (OTT) di kediaman rumah pelaku bersama barang bukti berupa uang sebesar Rp 500 ribu.

“Jadi saya sekitar pukul 20.00 WIB bersama Tim terdiri dari unsur Kepolisian, Kodim dan beberapa orang dari instansi lainnya langsung bergerak menuju TKP sesuai dari informasi yang didapat. Alhasil benar terjadi dugaan pungli penebusan sertifikat prona yang dilakukan pelaku dengan meminta uang,” tegasnya.

Pasca OTT, tim langsung membawa pelaku ke Mapolres Rejang Lebong untuk dilakukan pemeriksaan secara mendalam terkait dugaan pungli Prona.”Saya bahkan sampai jam 12 malam baru pulang dari Polres pasca OTT dan pagi tadi langsung saya laporkan kepada pak Bupati termasuk kepada Pak Sekda perihal kejadian tersebut,” singkatnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum Kepala Desa Dusun Sawah berinisial HE ini diduga telah melakukan pungli sebesar Rp 300 ribu untuk 3 sertifikat warga yang sudah mengurus prona tahun 2016 namun belum sempat ditebus warga.

Pihak BPN Rejang Lebong saat dikonfirmasi terkait jatah prona yang diterima oleh Desa Dusun Sawah terhadap program prona tahun 2016 telah mendapatkan jatah sebanyak 100 persil atau bidang dan telah dibuat sertifikatnya.

“Sudah kita terbitkan sertifikatnya dan itu tidak dikenakan biaya sama sekali pengurusan pronanya,” singkat Plt Kasubag Tata Usaha, Fitia.[**/E01]

Leave a Reply