Dirut RSUD Curup Istirahatkan Sementara Oknum Pelaku Pelecehan

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Pihak RSUD Curup Kabupaten Rejang Lebong telah melakukan pendalaman terhadap kasus yang menerpa salah satu pegawai Anastesi berinisisal SU (39) yang telah dipolisikan suami korban FP (21) warga Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang atas dugaan pelecehan yang terjadi pada Selasa malam (18/07/2017).

Terkait kasus tersebut, sejauh ini Dirut RSUD Curup, drg. Asep, saat dihubungi via telepon selulernya, menjelaskan dari keterangan yang disampaikan oknum pegawainya tersebut membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya sebagaimana yang dibuat pelapor kepada pihak Polres Rejang Lebong.

“Tidak ada suntik dan tindakkan pelecehan sebagaimana yang dituduhkan tersebut. Namun demikian kiami juga tidak serta menerta menyimpulkan keterangan pegawai kita dan masih melakukan lagi pendalaman dengan memintai keterangan daeri saksi-saksi yang ada saat kejadian. Termasuk semua petugas ruangan yang bertanggungjawab dalam ruang kerja terlapor,” ungkap Asep, Jumat sore (21/07/2017).

Hasil dari pendalaman itu nantinya, lanjut Asep akan disampaikan kepada pihak Kepolisian sebagai bahan tambahan proses penyelidikan terhadap kasus yang dilaporkan korban terhadap dugaan pelecehan yang dialaminya itu.

“Yang jelas kami juga harus mendalami kasus ini diinternal kami dan untuk sementara ini yang bersangkutan kita istirahatkan sementara dengan tujuan agar lebih fokus mengikuti proses penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian dan pihak managemen. Selain itu juga kami tidak ingin nantinya bila tetap kita pekerjakan takut tidak  konsentrasi sehingga bisa menimbulkan masalah baru. Makanya kita berikan waktu istirahat sementara,” jelasnya.

Hingga kini pihak Managemen RSUD Curup belum ada pemanggilan dari pihak Kepolisian terkait kasus ini termasuk dia juga belum dimintai keterangan. Disisi lain pihak RSUD Curup tengah dalam proses pendalaman kasus tersebut.[**/E01]

Comments are closed.