DPRD RL Wacanakan Raperda Inisiatif Sabung Ayam

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Politisi Nasdem DPRD Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mewacanakan rencana pengajuan Raperda Sabung Ayam atau adu ketangguhan ayam jago ketimbang dilarang njamun pada prakteknya  masih saja dilakukan masyarakat khususnya di wilayah Lembak.

Irawan Efendi, SE, dari fraksi Nasdem, mengaku siap memasuk agenda Prolega tahun 2018 tentang usulan Perda Sabung Ayam. Hal itu berangkat dari aspirasi warga Lembak yang memang memiliki hobi atau tradisi Sabung Ayam namun hal itu dianggap melanggar aturan sehingga dilarang. Padahal bila ditinjau sisi positifnya bahwa tradisi sabung ayam ini justru bisa menjadi potensi baru dan besar bagi Pemerintah Daerah Rejang Lebong dalam mendatangkan PAD, sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan berkunjung ke Rejang Lebong di sektor pariwisata.

“Kami pernah ke Bali di sana ada salah tempat yang memang dibebaskan dilaksanaan aktivitas sabun ayam dan banyak turis asing yang datang kesana dan kian menarik minat banyak wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal. Apalagi masyarakat kita gemar melaksanakan tradisi yang justru dilarang tapi tetap bisa dijumpai. Jadi hemat kami ketimbang masyarakat melaksanakan secara diam-diam alias kucing-kucingan dengan aparat keamanan lebih baik dilegalkan dengan aturan yang dibuat secara jelas sehingga terbit dan bisa memberikan damak positif bagi pemeritah dan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Apalagi masyarakat Lembak khusus tokoh masyarakat sekitar memiliki pemikiran yang cukup realistis dan objektif terhadap tradisi sabung ayam tersebut bisa dijadikan peluang besar bagi Pemerintah Daerah Rejang Lebong dalam upaya meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Artinya akan ada retribusi setiap arena sabung ayam yang digelar untuk itu masyarakat berharap agar Pemerintah Daerah dapat mempertimbangkan wacana tradisi sabung ayam dapat dilegalkan.
ejang Lebong di Parlemen. Salah satunya datang dari Politisi Nasdem,

Selama ini dia juga mendapat masukkan bahwa diarena sabung ayam juga kerap ada oknum-oknum yang memback-up kegiatan tersebut dengan catatan ada setoran yang nilainya cukup lumayan setiap gelaran sabung ayam yang diduga masuk ke kantong pribadi. Atas dasar itulah dia berkeinginan untuk mengusulkan Raperda Sabung Ayam inisiatif Dewan. Apalagi selama ini belum pernah ada produk Perda yang berasal dari DPRD Rejang Lebong

“Mungkin ini momen yang pas bagi teman-teman Dewan. Dan saya juga sudah sampaikan wacana ini kepada pimpinan dewan agar dapat dipertimbangkan untuk dibahas lebih lanjut,” tegasnya sembari mengklaim bahwa usulannya ini didukung fraksi PAN, Demokrat dan PDI-P.

Usulan Irawan Efendi ini ternyata mendapatan dukungan penuh dari Politisi PAN, Sarkawi. Menurut dia, sepanjang usulan tersebut untuk memajukan sektor pariwisata di Rejang Lebong kenapa tidak diterapkan. Karena tradisi sabung ayam ini di Rejang Lebong cukup populer namun memang kerap dilaksanakan secara kucing-kucingan dengan aparat keamanan.”Sepanjang aturan dibuat secara jelas dan tidak dimaksudkan untuk judi saya pikir kenapa tidak diterapkan. Itukan sebuah tradisi masyarakat kita yang memang tidak bisa dihilangkan,” singkatnya.

………………….Pimpinan Akomodir Wacana Nasdem………………………

Wacana Raperda Sabung Ayam yang dilotarkan Fraksi Nasdem mendapatkan apresiasi dari unsur Pimpinan Dewan yakni Ketua DPRD Rejang Lebong. Menurut M. Ali ST, pihaknya siap menampung semua usulan yang disampaikan para anggotanya, namun demikian dia juga tidak bisa serta merta menyetujuinya karena untuk mekanismek kelanjutan dari usulan yang disampaikan tersebut akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku di Rejang Lebong.

Terkait usulan Raperda yang berpotensi mendatangkan sumber PAD baru bagi Pemerintah Daerah, Ali menilai hal itu sangat positif namun tentu harus ada mekanisme yang perlu banyak analisa dari berbagai pihak. Mulai dari tokoh masyarakat, pemuka agama, kalangan akademisi dan aparat penegak hukum serta tokoh adat.

“Sepanjang usulan itu nantinya banyak mendapatkan respon yang posotif bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah kenapa tidak. Dan saya pikir hal itu bisa ditindaklanjuti pihak eksekutif untuk mengkaji secara detil dan dibahas lebih lanjut. Disamping itu juga kita nantinya akan melakukan studi banding dengan daerah lain yang memang sudah mengatur soal Perda Sabung Ayam tersebut. Intinya kita lihat dulu perkembangannya,” jelasnya.[**/Eo1]

Leave a Reply