Eks Narapidana Korupsi Kembali Aktif Jadi Anggota DPRD Rejang Lebong

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Mantan Narapidana kasus korupsi Pasar Atas Curup Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Edi Iskandar yang merupakan kader partai Nasdem Rejang Lebong yang akrab disapa Kandek akhirnya, Senin siang (10/07), kembali aktif menjadi anggota DPRD Rejang Lebong.

Politisi Nasdem Rejang Lebong ini tampak hadir dalam rapat Paripurna DPRD Rejang Lebong dengan agenda pandangan akhir fraksi terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang telah diajukan untuk ditetapkan menjadi Perda.

Kehadiran Kadek dalam rapat Paripurna ini tidak hanya menyita perhatian sejumlah awak media yang hadir juga tamu undangan yang hadir pun ikut mengarahkan pandangannya kearah kursi Edi Iskandar yang tak jauh dari kursi duduk Fenni Theresia rekan sesama partai Nasdem. Dengan kembalinya Edi Iskandar dalam lembaga DPRD Rejang Lebong akhirnya menjawab kabar terkait wacana PAW yang akan dilakukan pengurus DPP Nasdem terhadap kadernya.

Namun dengan proses hukum yang dijalani Edi Iskandar akhirnya membuat publik di Kabupaten Rejang Lebong mematahkan wacana PAW yang selama ini diperebutkan antara kader Nasdem lain yang berpeluang menggantikan dia yakni Hamdan Mahyudin dan Mujiono. Memang pasca dihukumnya Edi Iskandar oleh majelis hakim tipikor Bengkulu membuka peluang PAW dalam tubuh partai Nasdem Rejang Lebong. Sayangnya Edi Iskandar belum dapat dimintai keterangan terkait keatifan dirinya sebagai anggota DPRD Rejang Lebong di sisa periode 2014-2019.

Ketua DPRD Rejang Lebong M. Ali, ST, saat dikonfirmasi terkait kembalinya Edi Iskandar sebagai anggota DPRD Rejang Lebong menjadi kewenangan sepenuhnya partai Nasdem Rejang Lebong. Apalagi DPRD Rejang Lebong tidak ada pemberhentian atu PAW karena partai Nasdem tidak ada upaya mengajukan PAW terhadap Edi Iskandar.

Ia menambahkan beberapa hari sebelumnnya, yang bersangkutan secara lisan mengatakan bahwa dirinya sudah diperkenankan aktif kembali menjadi anggota DPRD Rejang Lebong sesuai dengan keputusan DPP dan DPD Nasdem Rejang Lebong.

“Kalau pemberitahuan tertulis belum ada kita terima sampai saat ini namun dia sudah melaporkan dan sekaligus meminta izin kepada saya untuk kembali masuk menjadi anggota DPRD Rejang Lebong. Jadi saya pikir tidak masalah karena dari partainya tidak ada PAW sehingga kami persilakan,” singkat Ali.[**/E01]

Comments are closed.