Hina Profesi Wartawan, Kapolres Way Kanan Resmi Dicopot Kapolri

RealitaBengkulu.co.id, LAMPUNG – Lantaran telah bersikap arogan terhadap awak wartawan saat menjalankan tugas. Kapolres Way Kanan Provinsi Lampung, AKBP. Budi Asrul Kurniawan, resmi dicopot Kapolri sebagaimana tertuang dalam surat telegram Kapolri yang beredar dengan nomor ST/2612/IX/2017 tertanggal Sabtu (9/9/2017) kemarin.

Saat ini, Budi Asrul dimutasikan sebagai Pamen di Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri. Posisi yang ditinggalkan Budi Asrul akan digantikan oleh AKBP Doni Wahyudi, yang saat ini menjabat sebagai Koorspripim Polda Lampung.

Sikap arogansi yang ditunjukkan Budi Asrul dalam perkataan jorok dengan menyebut kedua wartawan saat menjalankan tugas peliputan bersama rombongan Kapolres Way Kanan sebagai kotoran hewan. Akibat sikap yang tak baik sebagai pejabat publik akhirnya menyita seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan gelombang demonstran pun tak terbendung lagi hingga berita Kapolres Wai Kanan ini membuat atasanya Kapolda Lampung mengambil langkah tepat dan memberikan keterangan permintaan maaf secara resmi dan terbuka.

Adapun dua wartawan yang dihina oleh Budi Asrul adalah Dedi Tarnando (anggota IJTI Lampung) dan Dian Firasa (Wartawan online) di Lampung. Aksi ini berlangsung ketika mereka sedang menjalankan tugas peliputan aksi penyetopan angkutan Batubara akhir Agustus 2017 lalu.

Kadiv Propam Polri Irjen Martuani Sormin menegaskan bahwa, dirinya telah memerintahkan jajaran anak buahnya di Bidang Propam Polda Lampung untuk memeriksa Budi Asrul.Ya benar Kabid Propam Lampung sudah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” kata Martuani Rabu 30 Agustus 2017.

Lebih dalam, Martuani menyebutkan bahwa Budi telah mengakui apa yang dilakukannya. Budi juga sudah merasa sadar bahwa apa yang diucapkannya tidaklah pantas.”Yang bersangkutan sudah mengklarifikasi ucapannya yang tidak pantas kepada rekan-rekan wartawan dan meminta maaf ke warga,” jelas dia.[Net/E01]

Comments are closed.