Insiden Ibu-Ibu “Ngamuk” Di SPBU Simpang Nangka Jadi Viral

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Para pengguna jejaring media sosial facebook khususnya di salah satu grup Curup Kota Idaman, mendadak dihebohkan dengan aksi nekat seorang ibu-ibu yang “Mengamuk” di SPBU Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu lantaran petugas SPBU tersebut lebih mengutamakan pelayanan pembeli yang menggunakan jerigen.

Aksi ibu-ibu yang mengamuk itu berhasil diupload melalui akun bernama

Bintoro Ayahnyo Afkar 

Tempi 5 jam saja, video amatir berdurasi 1 menit 17 detik ini berhasil menembus angka 8 ribu orang yang menyaksikannya. Bahkan ratusan netizen memberikan komentar yang beragam terkait insiden tersebut. Grup Curup Kota Idaman (CKI) ini memiliki jumlah anggota sebanyak 49.381 akun.

Dalam video tersebut ibu-ibu tersebut mengenakan hijab hitam kombinasi lengan baju hitam dan aju warna abu-abu tampak melampiaskan emosinya lantaran tidak terima perlakuan petugas SPBU Simpang Nangka yang lebih memprioritaskan pengisian jerigen ketimbang pengendara sepeda motor.

Ironisnya jumlah kendaraan bermotor yang antre cukup panjang dan menariknya  beberapa pengendara tampak tak bergeming melihat ulah petugas SPBU tersebut dan bahkan aksi ibu-ibu yang mengamuk pun tidak dihiraukannya.

Dalam video tersebut itu tampak juga seorang petugas dari Kepolisian Sektor Curup yang berupaya menenangkan emosi ibu-ibu tersebut namun upaya petugas tidak digubris karena emosi ibu tersebut sudah memuncak karena diperlakukan tidak benar oleh petugas SPBU Simpang Nangka.

Beberapa komentar ditulis netizen. Salah satu akun @Desi Mariani yang mengomentari “Bagus klu berani demo.dilampung pernah kejadian kayak gitu,Pertamina langsung ditutup.” ujarnya.

Postingan itu pun juga mengundang reaksi dan komentar dari salah satu pejabat Provinsi Bengkulu, salah satu akun Arsop Dewana, ikut memberikan komentar berikut ini:

“Pihak pertamina seharusnya memberi pengharga kepada ibu ini atas keberaniannya bertindak bukan ngomong doang utk kepentingan orang banyak dan mencegah kelangkaan bbm, pungli, penimbunan bbm luarrrr biasaaaa,” ujar Arsop.[**/E01]

 

Comments are closed.