Pilkades 2 Desa Seluma Terancam Pemilihan Ulang??

RealitaBengkulu.co.id, SELUMA – Pilkades serentak 60 desa dalam 13 kecamatan yang ada di Seluma telah berlangsung pada 20 Juli lalu. Alhasil, dari 60 desa yang diikuti 190 calon kades, 2 desa diantaranya yakni desa Pandan kecamatan Seluma Utara dan desa Rimbo Besar kecamatan Semidang Alas masih bermasalah.
“Hasil perhitungan surat suara (Susu) 2 desa masih dalam tahap penyelesaian. Untuk desa Pandan, ada perbedaan hasil perhitungan  di plano tidak sama dengan DPT. Serta polemik pro dan kontra terkait syah dan tidak syahnya sejumlah surat suara. Dan dari hasil kesepakatan dilakukan penghitungan ulang.
“Sementara untuk desa Rimbo Besar karena hasil perolehan draw, dengan jumlah perolehan kandidat sama banyaknya berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap) di setiap wilayah ia tinggal, maka prosesnya masih menunggu petunjuk dan keputusan dari bupati,” kata Kabid Pemerintahan desa dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Arlan Aksa S. Sos, Jumat (21/7).
Menurut Arlan, setelah laporan masuk, dijadwalkan Senin pekan depan, pihaknya akan berkoordinasi dan membuat nota dinas untuk menghadap bupati.
“Ya nanti untuk desa Rimbo Besar,semuanya menunggu hasil keputusan bupati.  Apakah pemilihan ulang, atau kita teruskan” sampai Arlan Aksa.
Hingga Kamis (21/7) petang, panitia pemilihan kepala desa Pandan kecamatan Seluma Utara di fasilitasi pihak Dinas PMD masih melakukan penghitungan surat suara ulang hasil sementara yang dipusatkan di kantor PMD.
Hitung Ulang
Sebelumnya berdasarkan perhitungan suara dari panitia Pilkades Desa Pandan, terdapat jumlah pemilih sebanyak 793 padahal jumlah DPT sebanyak 791 orang. Akibatnya, saksi dan pasangan calon menolak hasil berita acara dan mereka menutut untuk diadakan penghitungan suara ulang pjs pandan menyarankan kalau memang mau dihitung ulang kita bawah ketingkat kecamatan karna disini tidak memukinkan untuk dihitung ulang lampunya aja ngak  ada,kita bawak ke  Kecamatan.
Namun pihak kecamatan menyerahkan ke pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).karena kita tidak punya kewenagan untuk menghitung ulang katanya
“Kami menyerahkan ke Camat karena memang camat selaku atasan kami, ini dilakukan untuk menghindari terjadi yg tidak dinginkan takut terjadi keributan, “tambah Firmansya pjs pandan.
Pantauann dilapangan, sempat terjadi adu mulut antara massa calon Kades di halaman kantor Camat Seluma Utara namun, pihak kepolisian berhasil menenangkan situasi.  Kabid PMD dinas PMD Seluma Arlan Aksa ketika di tlp oleh ketua Bpd dia memberi keterangan bawak saja ke kantor Dinas PMD, “singkat Arlan melalui tlp besok akan di hitung ulang.[AN/E01]

Comments are closed.