Rendahnya Perhatian Pemerintah Dan Swasta Terhadap Orsos Dipertanyakan

RealitaBengkulu.co.id, SELUMA – Ketua Gerakan Pemuda Ansor Seluma, Sarjan Efendi SE menilai Keterpihakan serta dukungan pemerintah daerah dan perusahaan swasta yang ada di Seluma terhadap berbagai upaya kegiatan sosial yang diselenggarakan sejumlah pihak, terutama kegiatan organisasi sosial masih rendah.
Hal itu terbukti dari sejumlah kegiatan yang di selenggarakan kalangan NU (Nahdlatul Ulama) maupun GP Ansor, sejumlah pejabat, Pemerintah daerah dan perusahaan swasta tak respons.
“Dukungan dari kalangan pejabat, pemerintah daerah dan perusahaan swasta sangat minim. Kami setiap tahun terus memasukkan proposal dan mengundang mereka dalam berbagai kegiatan, jangankan mau memberikan bantuan, diundang datang merekapun masih enggan datang” kata Sarjan Efendi SE, di sela sela kegiatan bhakti Sosial sunatan massal gratis dan sosialisasi KB,  Selasa (11/07/2017).
Dengan kondisi itu, pihaknya juga mempertanyakan kinerja dan kewajiban sosial sejumlah perusahaan besar yang ada.”CSR jangan hanya masuk kantong pejabat. Dimana kepedulian selama ini” katanya.
Sementara itu, dalam kegiatan bhakti sosial sunatan massal gratis kemarin, ada 123 anak yang menjalani sunatan. Setiap anak disunat gratis dan diberi uang saku senilai Rp 100 ribu peranak, peci dan sarung.
“Kegiatan ini didanai dari donatur yang terhimpun sebesar Rp 26. 200. 000. Untuk pihak pemerintah, OPD atau pejabat maupun perusahaan swasta nihil. Hanya saja, peralatan dan tenaga medis di bantu dari dinkes, Dinsos, TNI AL” katanya.
Sementara, dalam pelaksanaan kegiatan bhakti sosial yang banyak mengundang pejabat, hanya dihadiri segelintir pejabat daerah. Seperti Ketua DPRD Seluma Husni Thamrin, Anggota DPRD provinsi Bengkulu, Jonaidi SP, Kapolres Seluma, Dandim dan Wabup Seluma, Drs. Suparto, M.Si.[**/E01]

Comments are closed.