STAIN Curup Segera Miliki Gedung Perpustakaan Induk Dan Lab Syariah

Ditjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. H. Kamaruddin Amin, MA menerima Cinderamata dari Ketua STAIN Curup Dr. Rahmad Hidayat, M.Pd, pada acara prosesi peletakkan batu pertama pembagunan gedung Perpustakaan Induk dan Laboratorium Syariah

RealitaBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Guna mematangkan persiapan mimpin besar alih status Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Curup Kabupaten Rejang Lebon, Provinsi Bengkulu menjadi IAIN Curup. Sabtu pagi (10/06/2017), melakukan peletakkan batu pertama pembangunan gedung megah yakni Gedung Perpustakaan Induk dan Laboratorium Syariah Terpadu dengan nilai total proyek sebesar Rp 19,5 milliar melalui anggaran SBSN-PBS tahun 2017.

Masing-masing gedung menelan anggaran Pembangunan Gedung Perpustakaan Induk Terpadu dianggarkan sebesar Rp 10,7 Miliar sedangkan Laboratorium Syariah sebesar Rp 4,6 Miliar yang rencana penyelesaian pekerjaannya selama 180 hari.

Acara peletakkan batu pertama tersebut, dihadiri langsung Ditjen Pendis Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA, dan disambut Ketua STAIN Curup, Dr. Rahmat Hidayat, M.Pd, Bupati Rejang Lebong yang diwakili Stah Ahli Bupati Nurafik, Ketua MUI, Kapolres Rejang Lebong, Dandim 0409 Rejang Lebong, dan seluruh pejabat tinggi STAIN Curup serta para mahasiswanya.

Dalam sambutannya, Ditjen Pendis, Phil mengharapkan dengan pembangunan kedua gedung megah ini dapat menciptakan lulusan STAIN Curup yang bermutu yang memiliki daya saing tinggi menuju era kemajuan teknologi. Khususnya kehadiran gedung perpustakaan terpadu ini bisa memberikan semangat tinggi para dosen dan mahasiswa untuk senantiasa aktif melakukan pengembangan ilmunya.

“Dengan suasana Perpustakaan yang baru ini bisa memberikan kenyaman para mahasiswa yang mencari ilmu dari segala jenis buku dan judul yang disediakan. Maka sebagai perguruan tinggi tidak lepas dari mutu dan kualitas lulusan yang bisa bersaing dengan lulusan dari luar daerah atau pun luar negeri. Untuk mencapai itu tentu pengetahuan bahasa inggris mutlak dikuasai para mahasiswa dan dosen agar mampu bersaing dengan lulusan dari luar negeri,” ungkapnya.[ADv/E01]

FOTO KEGIATAN

Leave a Reply