TWA Kepahiang Bakal Jadi Unggulan. Ini Yang Akan Dilakukan Disparpora Kepahiang

RealitaBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Dalam mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepahiang terus mengupayakan rencana pembangunan fasilitas pendukung di lokasi wisata alam di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba yang terletak di wilayah Kecamatan Kabawetan.

“Kita jadikan wisata TWA sebagai maskot, jadi unggulan, semua fasilitas yang dinilai perlu telah kita usulkan untuk dibangun. Diantaranya dengan membangun kolam air panas dan hotel,” ungkap Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah raga (Disparpora) Kabupaten Kepahiang, A. Syartoni, Senin (6/3/2017).

Pembangunan fasilitas pendukung lainnya berupa kolam renang air panas dan hotel yang direncanakan tersebut sesuai dengan prioritas pembangunan di Disparpora Kabupaten Kepahiang. Dana pembangunan yang bakal menelan anggaran total sekitar Rp 55 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau tepatnya berasal dari dana Kawasan Ekonomi Kepariwisataan (KEK).

“Ada banyak yang kita upayakan untuk dikembangkan agar menjadi sumber pendapatan daerah, tapi kita lebih prioritaskan TWA. Soal pendanaan tidak dari APBD melainkan dari APBN (KEK), terlebih total dana yang dibutuhkan itu mencapai sekitar Rp 55 miliar,” terang Syartoni.

Selain kolam renang dan hotel, Disparpora Kepahiang juga akan membangun jalan hotmix sepanjang 2 Kilometer ke lokasi parker TWA Bukit Kaba.

“Akses masuknya ada dua, yakni dari Desa Air Sempiang dan Desa Sidoreja dengan panjang perjalanan sama sejauh 2 Kilometer, nantinya akan dibangun hotmix,” ujar Syartoni.[key/E02]

Leave a Reply