Realita Bengkulu – Bakpao Gandum RoyalKueID, usaha kuliner asal Jakarta Utara, terus berkembang pesat dengan memanfaatkan ekosistem pemberdayaan dari BRI. Produk bakpao berbahan gandum ini berhasil menarik perhatian pasar nasional sejak memulai operasional pertamanya di akhir tahun 2024, kini terus memperluas jangkauan ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia hingga 2026.
Kebutuhan masyarakat modern akan makanan yang praktis dan mudah disajikan mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Bakpao Gandum RoyalKueID hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pilihan sarapan dan camilan yang cocok untuk seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.
Bakpao Gandum dengan Rasa yang Menggugah Selera
Bakpao Gandum RoyalKueID menawarkan produk yang dirancang khusus dengan mempertimbangkan preferensi rasa keluarga Indonesia. Setiap produk dibuat dari bahan gandum berkualitas yang mudah disiapkan dan dapat langsung dinikmati tanpa perlu proses memasak rumit.
Varian ayam jamur menjadi pilihan paling diminati pelanggan karena kombinasi rasa yang sempurna antara daging ayam empuk dan aroma jamur yang khas. Tidak hanya itu, kemasan produk dirancang praktis sehingga memudahkan konsumen membawanya kemana-mana.
Perjalanan Bisnis dari Ide Sederhana hingga Outlet Pertama
Co-founder Bakpao Gandum RoyalKueID, Yusnianti, mengungkapkan bahwa usaha ini berangkat dari ide yang dikembangkan sejak 2023. Awalnya, produk hanya diproduksi untuk konsumsi pribadi keluarga hingga akhirnya diputuskan untuk mencoba menawarkan kepada kalangan kerabat dan teman di akhir tahun 2023.
Respons positif dari lingkungan terdekat memberikan kepercayaan diri bagi Yusnianti untuk melangkah lebih jauh. Pertama kalinya menjalankan pre-order (PO) hanya dalam lingkungan sendiri, namun antusiasme yang diterima membuka peluang lebih besar untuk membuka outlet pertama di akhir tahun 2024.
Seiring berjalannya waktu, strategi pemasaran Bakpao Gandum RoyalKueID terus berkembang dengan memanfaatkan berbagai saluran distribusi modern. Produk kini tersedia melalui gerai offline, sistem reseller, marketplace digital, social commerce, hingga jalur business-to-business (B2B) dan partisipasi dalam berbagai pameran dagang.
Ekspansi Pasar ke Seluruh Nusantara
Jangkauan pemasaran Bakpao Gandum RoyalKueID tidak lagi terbatas pada pasar lokal Jakarta. Produk berhasil menjangkau pembeli di berbagai kota, bahkan hingga menembus antar pulau dengan dukungan logistik yang semakin baik.
Strategi multi-channel ini memungkinkan produk menjangkau konsumen dari berbagai segmen pasar dengan cara yang paling sesuai dengan preferensi mereka. Baik melalui belanja langsung di outlet, pemesanan ke reseller, atau berbelanja melalui platform e-commerce, konsumen memiliki fleksibilitas penuh dalam mengakses produk.
Pemanfaatan Teknologi dan Layanan BRI untuk Kemudahan Operasional
Dalam mengoptimalkan operasional usahanya, Bakpao Gandum RoyalKueID memanfaatkan layanan QRIS BRI sebagai solusi pembayaran digital. Teknologi ini mempermudah transaksi dengan para reseller, membuat proses pembayaran lebih praktis dan efisien tanpa harus menangani uang tunai secara langsung.
Tidak berhenti di situ, Yusnianti juga aktif meningkatkan kapasitas managerial melalui platform LinkUMKM yang disediakan BRI. Platform pembelajaran digital ini memberikan akses ke berbagai sumber daya untuk mengembangkan kemampuan pengelolaan bisnis secara berkelanjutan.
LinkUMKM telah menjadi sarana pembelajaran bagi jutaan pengusaha UMKM di Indonesia. Hingga akhir 2025, platform ini sudah dimanfaatkan oleh 14,98 juta UMKM sebagai medium peningkatan kapasitas usaha secara daring, mulai dari penguatan kompetensi teknis hingga perluasan akses ke pasar yang lebih luas.
Ekosistem Lengkap untuk Pemberdayaan UMKM Indonesia
Platform LinkUMKM mengintegrasikan enam fitur utama yang saling mendukung satu sama lain untuk memberikan manfaat maksimal. Fitur-fitur tersebut meliputi UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB yang membantu pelaku usaha mengelola berbagai aspek bisnisnya.
Selain itu, platform ini menyediakan 750 modul pembelajaran yang dirancang khusus untuk memperkuat kemampuan soft skill maupun hard skill para pengusaha. Materi pembelajaran mencakup berbagai topik relevan mulai dari manajemen keuangan, pemasaran digital, hingga optimalisasi produksi.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian integral dari strategi BRI dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan untuk jangka panjang. Pendekatan yang terintegrasi ini tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas usaha melalui digitalisasi komprehensif dan pendampingan berkelanjutan.
Upaya komprehensif ini merupakan wujud nyata dari komitmen BRI dalam mendorong UMKM naik kelas dan berkembang lebih cepat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Dengan dukungan ekosistem seperti ini, UMKM seperti Bakpao Gandum RoyalKueID memiliki kesempatan lebih besar untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat luas.






