Olahraga

Geber Motor di Sirkuit Amerika, Veda Hanya Kecundang di Akhir

Realita Bengkulu – Bakan sampai nyaris tidak lolos ke putaran kualifikasi kedua, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mampu membuat kejutan di sesi latihan (practice) Moto3 Amerika 2026 akhir pekan lalu. Setelat sempat berada di posisi dua besar pada paruh pertama sesi, Veda akhirnya harus puas di urutan ke-14 menjelang sesi kualifikasi.

Bagi pembalap tim Honda Team Asia ini, COTA (Circuit of the Americas) memang masih menjadi sirkuit yang asing baginya. Sama seperti pengalaman balapan di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Brasil pekan lalu, Veda baru kali ini berhadapan langsung dengan trek di Austin, Texas.

Naik Turun di Practice Moto3

Perjalanan Veda di sesi practice Moto3 Amerika 2026 terbilang naik-turun. Setelah membukukan waktu putaran terbaik 2 menit 15,953 detik di sesi free practice 1, ia mampu meningkatkan kecepatan laju motornya di sesi practice.

Pada sesi practice tersebut, Veda mencatat waktu 2 menit 14,484 detik dan langsung berada di urutan kedua. Namun sayang, di paruh kedua sesi, pembalap kelahiran 2005 itu justru kehilangan tempo.

Pembalap lain pun mampu menyalip Veda dan membuatnya tergeser hingga posisi ke-13 menjelang akhir sesi. Kondisi ini nyaris membuat Veda gagal lolos ke Q2 alias harus mengikuti kualifikasi putaran pertama.

Selamat Lolos ke Q2

Di detik-detik terakhir sesi practice, Veda akhirnya mampu mempertahankan catatan waktunya dan finis di urutan ke-14. Hasil ini cukup untuk memastikan dirinya langsung tampil di Q2 pada balapan Moto3 Amerika 2026 nanti.

Meskipun sempat terancam gagal ke babak kualifikasi putaran kedua, pencapaian Veda ini patut diapresiasi. Pengalaman balapan di sirkuit anyar seperti COTA jelas menjadi pelajaran berharga bagi pembalap muda berbakat Indonesia ini untuk terus berproses menuju level yang lebih tinggi.