Sepakbola

Matheus Cunha Kembali Jadi Supersub Krusial, Bawa MU Taklukkan Arsenal 3-2

London – Matheus Cunha kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pemain pengganti yang mematikan bagi Manchester United. Penyerang asal Brasil ini sukses menjadi penentu kemenangan timnya atas Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (25/1/2026).

Peran Krusial dari Bangku Cadangan

Cunha masuk menggantikan Bryan Mbeumo pada pertengahan babak kedua, saat Manchester United tengah unggul tipis 2-1. Gol-gol United sebelumnya dicetak oleh Lisandro Martinez (gol bunuh diri) dan Patrick Dorgu, membalas gol pembuka dari Mbeumo. Namun, Arsenal berhasil menyamakan kedudukan melalui Mikel Merino pada menit ke-84.

Hanya berselang tiga menit, tepatnya menit ke-87, Cunha melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang merobek jala gawang Arsenal. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk Manchester United.

Tren Positif sebagai Supersub

Ini bukan kali pertama Cunha tampil gemilang sebagai pemain pengganti di bawah asuhan manajer Michael Carrick. Pekan sebelumnya, ia juga menyumbangkan satu assist krusial saat Manchester United mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0.

Penampilan konsistennya ini memunculkan spekulasi bahwa pemain berusia 26 tahun tersebut layak mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter.

Fokus pada Kontribusi Tim

Menanggapi performanya, Matheus Cunha menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memberikan kontribusi terbaik bagi tim, terlepas dari statusnya sebagai pemain inti atau pengganti.

“Aku tahu kualitas tim kami, semua pemain punya kualitas untuk bermain, semua pemain ingin bermain, sudah pasti,” ujar Cunha kepada BBC Sport.

“Namun, yeah, yang penting adalah membantu tim, datang ke sini, setiap menit yang Anda punya adalah tentang mengerahkan segalanya untuk membantu tim ini, membantu rekan-rekan setim,” tambahnya.

Statistik Musim Ini

Hingga kini, Matheus Cunha telah tampil dalam 20 pertandingan di Liga Inggris bersama Manchester United, mencetak lima gol dan dua assist. Sebanyak 16 kali ia menjadi starter, yang seluruhnya terjadi saat tim masih ditangani oleh pelatih Ruben Amorim.