JAKARTA – Jajaran direksi PT PLN (Persero) bersama para relawan secara langsung meninjau fasilitas publik yang terdampak banjir di Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Tengah. Langkah ini diambil untuk memastikan bangunan serta instalasi listrik di rumah sakit, tempat ibadah, dan sekolah aman serta siap digunakan kembali pascapulihnya sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan pada Jumat (19/12/2025).
Fokus Keselamatan Pelanggan Pascapulih Listrik
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, saat meninjau Masjid Besar Al Huda dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa pemulihan pasokan listrik kepada pelanggan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat. “Sebelum memasukkan tegangan, petugas PLN harus mengecek dan memastikan setiap rumah sudah dalam posisi aman. Tidak bisa kita hidupkan begitu saja, karena ada potensi bahaya di mana masih banyak titik genangan air,” kata Dony dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/12/2025).
Dony juga mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh tim PLN yang berada di lapangan. “Jadi, terima kasih teman-teman PLN yang sudah luar biasa, para direksi yang sudah berhari-hari di sini. Insyaallah mudah-mudahan nanti dimudahkan prosesnya,” ujarnya.
Bantuan BUMN untuk Korban Banjir
Peninjauan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan melalui program Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Peduli ke sejumlah lokasi terdampak di Aceh. PLN berkontribusi menyalurkan bantuan logistik, termasuk 10 truk air bersih, 6 truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah.
Upaya Pemulihan Menyeluruh
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa PLN mengerahkan personel teknis dan melibatkan jajaran direksi untuk memimpin langsung pemulihan pasokan listrik dan layanan publik agar berjalan cepat, aman, dan berkelanjutan. “Ini merupakan keseriusan kami untuk membantu proses pemulihan pascabencana, kami juga pastikan agar pasokan listrik ke pelanggan dapat dilakukan dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” kata Darmawan.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan, PLN menggelar kerja bakti pembersihan fasilitas umum, pemeriksaan instalasi listrik, hingga penyaluran bantuan kebutuhan dasar. Di Aceh Tamiang, kegiatan difokuskan pada Masjid Besar Al Huda dan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dipimpin oleh Komisaris Independen PLN Yazid Fanani, Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto, dan Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri.
Sementara itu, di Langsa, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto dan Direktur Perencanaan Korporat & Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo memastikan fasilitas dan instalasi listrik di Masjid Raya Langsa Kota dan RSUD Langsa aman untuk dialiri pasokan listrik kembali. Di Takengon, Aceh Tengah, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN Suroso Isnandar dan Direktur Manajemen Risiko PLN Adi Lumakso memimpin peninjauan pemulihan fasilitas publik di Masjid Baitul Quddus Mendale dan Sekolah Dasar Negeri 9 Kebayakan.
“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat-saat sulit seperti ini. Kehadiran dan dukungan Danantara menjadi kekuatan bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkas Darmawan.






