Ekonomi

KUR BRI 2026: Cara Mengajukan dan Syarat Lengkapnya

KUR BRI 2026 kembali hadir sebagai solusi pembiayaan terbaik bagi pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia. Per 2026, BRI membuka akses kredit usaha dengan bunga rendah 6% per tahun, membantu jutaan pengusaha mengembangkan bisnis mereka tanpa terbebani bunga tinggi. Jadi, bagi siapa pun yang ingin mengajukan pinjaman modal usaha, program ini layak jadi pilihan utama.

Nah, program Kredit Usaha Rakyat dari BRI ini sudah berjalan selama lebih dari satu dekade dan terus mengalami penyempurnaan setiap tahunnya. Faktanya, pemerintah menargetkan penyaluran KUR secara nasional mencapai ratusan triliun rupiah pada 2026, dan BRI menjadi bank penyalur terbesar. Oleh karena itu, memahami cara mengajukan KUR BRI 2026 secara tepat sangat krusial agar proses pengajuan berjalan lancar.

Apa Itu KUR BRI 2026 dan Mengapa Penting?

KUR atau Kredit Usaha Rakyat merupakan program pinjaman bersubsidi yang pemerintah rancang khusus untuk mendorong pertumbuhan UMKM nasional. BRI, sebagai bank milik negara terbesar, mengelola porsi terbesar dari program ini setiap tahunnya. Selain itu, bunga KUR BRI 2026 hanya 6% per tahun — jauh lebih rendah dibanding pinjaman komersial biasa yang bisa mencapai 12–24% per tahun.

Program ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang membutuhkan modal kerja maupun investasi. Lebih dari itu, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian aktif mendorong inklusi keuangan lewat skema KUR agar lebih banyak UMKM mendapat akses pembiayaan formal. Hasilnya, ribuan pengusaha kecil berhasil naik kelas berkat program ini setiap tahunnya.

Jenis-Jenis KUR BRI 2026 yang Perlu Diketahui

Sebelum mengajukan, penting untuk memahami bahwa KUR BRI 2026 hadir dalam tiga jenis utama yang masing-masing memiliki plafon dan segmentasi berbeda. Berikut rinciannya:

Jenis KURPlafon PinjamanBunga per TahunTenor Maksimal
KUR MikroMaks. Rp 100 juta6%3 tahun (modal kerja), 5 tahun (investasi)
KUR KecilRp 100 juta – Rp 500 juta6%4 tahun (modal kerja), 5 tahun (investasi)
KUR Super MikroMaks. Rp 10 juta3%3 tahun (modal kerja), 5 tahun (investasi)
KUR KhususSesuai kebutuhan sektor6%Maks. 5 tahun

Tabel di atas menunjukkan bahwa KUR Super Mikro menawarkan bunga paling rendah, yakni hanya 3% per tahun. Namun, plafon pinjamannya lebih terbatas. Oleh karena itu, sesuaikan jenis KUR dengan skala dan kebutuhan usaha sebelum mengajukan.

Syarat Mengajukan KUR BRI 2026

BRI menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib pemohon penuhi untuk bisa mengakses program KUR BRI 2026. Persyaratan ini berlaku secara umum dan cukup mudah penuhi bagi pelaku usaha aktif.

Syarat Umum Pemohon

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Pelaku usaha dengan kegiatan usaha aktif minimal 6 bulan
  • Bukan pegawai aktif TNI, Polri, ASN, atau karyawan BUMN/BUMD
  • Tidak memiliki kredit macet atau tunggakan di bank manapun (cek BI Checking)
  • Belum pernah menerima kredit program pemerintah lain (khusus KUR Super Mikro)

Dokumen yang Harus Pemohon Siapkan

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Nikah (bagi yang sudah menikah)
  • Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau dinas terkait
  • NPWP (untuk plafon di atas Rp 50 juta)
  • Foto usaha atau dokumentasi kegiatan usaha
  • Laporan keuangan sederhana (untuk KUR Kecil)

Selain itu, BRI mungkin meminta dokumen tambahan tergantung jenis usaha dan besaran pinjaman. Sebaiknya, hubungi kantor BRI terdekat untuk mendapat informasi dokumen terlengkap sesuai kebutuhan.

Cara Mengajukan KUR BRI 2026 Langkah demi Langkah

Proses pengajuan KUR BRI 2026 kini semakin mudah berkat digitalisasi layanan perbankan BRI. Pemohon bisa memilih jalur online maupun offline sesuai preferensi. Berikut langkah-langkah lengkapnya:

Cara 1: Pengajuan Online via BRISPOT atau Aplikasi BRImo

  1. Unduh aplikasi BRImo — Kunjungi Google Play Store atau App Store, kemudian instal aplikasi resmi BRImo.
  2. Daftarkan akun BRImo — Masukkan data diri sesuai KTP dan nomor rekening BRI aktif.
  3. Pilih menu KUR — Masuk ke fitur “Pinjaman” lalu pilih opsi “KUR BRI 2026”.
  4. Isi formulir pengajuan — Lengkapi data usaha, kebutuhan dana, dan unggah dokumen yang diminta.
  5. Tunggu verifikasi petugas — Tim BRI akan menghubungi pemohon untuk proses survei dan verifikasi lapangan.
  6. Penandatanganan perjanjian kredit — Setelah persetujuan, hadir ke kantor BRI terdekat untuk menandatangani akad.
  7. Dana cair — BRI mentransfer dana langsung ke rekening pemohon.

Cara 2: Pengajuan Langsung ke Kantor BRI

  1. Kunjungi kantor cabang BRI terdekat — Bawa seluruh dokumen persyaratan yang sudah lengkap.
  2. Ambil nomor antrian bagian KUR — Informasikan ke petugas bahwa tujuan kunjungan adalah pengajuan KUR.
  3. Konsultasi dengan Account Officer BRI — Diskusikan jenis KUR, plafon, dan tenor yang sesuai kebutuhan usaha.
  4. Serahkan dokumen pengajuan — Petugas akan memeriksa kelengkapan dan validitas dokumen.
  5. Proses survei usaha — BRI mengutus petugas untuk memverifikasi kondisi usaha di lapangan.
  6. Akad kredit dan pencairan — Setelah mendapat persetujuan, tanda tangani perjanjian dan dana langsung cair.

Nah, proses pengajuan online umumnya lebih cepat karena BRI sudah mengintegrasikan sistem BRISPOT yang memungkinkan pengecekan kelayakan secara digital. Namun, survei lapangan tetap wajib petugas BRI lakukan untuk semua jenis pengajuan KUR.

Tips Agar Pengajuan KUR BRI 2026 Cepat Disetujui

Banyak pengusaha gagal mendapat persetujuan KUR bukan karena usahanya tidak layak, melainkan karena persiapan dokumen yang kurang matang. Oleh karena itu, terapkan beberapa tips berikut agar pengajuan berjalan mulus:

  • Pastikan catatan keuangan rapi — BRI menilai arus kas usaha sebagai indikator utama kemampuan bayar. Siapkan catatan pemasukan dan pengeluaran minimal 3–6 bulan terakhir.
  • Cek BI Checking sebelum mengajukan — Riwayat kredit yang bersih meningkatkan peluang persetujuan secara signifikan. Akses SLIK OJK untuk memeriksa status kredit lebih dulu.
  • Miliki rekening tabungan BRI aktif — Nasabah BRI dengan rekening aktif biasanya mendapat proses yang lebih cepat dibanding non-nasabah.
  • Lengkapi izin usaha — Surat izin usaha dari kelurahan atau NIB (Nomor Induk Berusaha) memperkuat validitas usaha di mata BRI.
  • Ajukan sesuai kemampuan bayar — Hindari mengajukan plafon yang terlalu besar. Sesuaikan cicilan dengan kemampuan keuangan usaha agar BRI lebih mudah memberikan persetujuan.

Selain itu, manfaatkan program pendampingan usaha BRI yang tersedia di banyak kantor cabang. Program ini membantu pelaku UMKM memperkuat profil usaha sebelum mengajukan KUR BRI 2026.

Sektor Usaha yang Bisa Mengakses KUR BRI 2026

Pemerintah memperluas cakupan sektor penerima KUR BRI 2026 agar lebih banyak pelaku usaha bisa mengakses pembiayaan bersubsidi ini. Berikut sektor-sektor yang memenuhi syarat:

  • Pertanian, perkebunan, dan peternakan
  • Perikanan dan kelautan
  • Perdagangan (warung, toko, pasar tradisional)
  • Industri pengolahan dan manufaktur skala kecil
  • Jasa (bengkel, salon, laundry, katering)
  • Konstruksi skala UMKM
  • Pariwisata dan ekonomi kreatif

Menariknya, sektor pertanian dan perikanan mendapat perhatian khusus pemerintah pada program KUR 2026. BRI bahkan menyiapkan skema KUR Khusus bagi kelompok petani dan nelayan yang menggarap lahan bersama-sama.

Kesimpulan

KUR BRI 2026 merupakan peluang emas bagi para pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha dengan bunga rendah dan proses pengajuan yang semakin mudah. Dengan bunga hanya 6% per tahun dan plafon hingga Rp 500 juta, program ini menjadi instrumen pembiayaan yang sangat kompetitif. Selain itu, kemudahan pengajuan via BRImo dan BRISPOT membuat seluruh proses semakin efisien tanpa harus antre panjang di kantor cabang.

Jadi, segera siapkan dokumen lengkap, pastikan catatan keuangan usaha rapi, dan kunjungi kantor BRI terdekat atau gunakan aplikasi BRImo untuk mulai mengajukan KUR BRI 2026 sekarang juga. Jangan lewatkan kesempatan mengembangkan usaha dengan dukungan pembiayaan bersubsidi terbaik dari pemerintah ini!