Realita Bengkulu – Portugal memainkan pertandingan uji coba melawan Meksiko di Stadion Azteca pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam (Minggu, 29 Maret pagi WIB), dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. Laga ini menjadi sorotan karena Cristiano Ronaldo masih dalam masa sanksi, membuat tim yang dilatih Roberto Martinez kehilangan ketajaman ofensif yang biasanya menjadi andalannya.
Pertandingan uji coba ini adalah bagian dari persiapan Portugal menjelang Piala Dunia 2026. Ketiadaan Ronaldo terlihat berdampak signifikan pada performa menyerang Portugal, terutama saat peluang emas tercipta namun tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Meksiko Dominan di Babak Pertama Portugal
Sepuluh menit pertama pertandingan, tuan rumah Meksiko menguasai jalannya permainan dengan baik. Pemain Meksiko menerapkan strategi permainan pendek untuk menghentikan kreativitas Portugal yang sering meliuk-liuk di lapangan.
Peluang pertama tercipta pada menit ke-14 ketika Bruno Fernandes memberikan sepak pojok. Joao Felix menyambut umpan lambung tersebut dengan tendangan first time, namun bola melambung tinggi melewati gawang. Faktanya, pertahanan kedua tim sama-sama solid dan sulit ditembus pada fase awal pertandingan.
Portugal Mengambil Alih Kontrol Permainan
Setelah memasuki 20 menit pertama, giliran Portugal mulai menguasai permainan dan mengatur ritme pertandingan. Seperti telah mempelajari gaya main lawan dengan baik, pemain Portugal terlihat nyaman saat menekan pertahanan Meksiko dari berbagai area lapangan.
Meskipun Portugal memiliki kontrol permainan lebih baik, hingga babak pertama berakhir pada menit ke-45, tim belum mampu mencetak gol. Sepanjang 45 menit tersebut, praktis hanya tercipta satu peluang yang cukup matang, sementara pertahanan kedua belah pihak berhasil mempertahankan keimbangannya.
Pergantian Pemain dan Kesempatan Emas di Babak Kedua
Selepas istirahat di tengah pertandingan, kedua tim melakukan banyak pergantian pemain secara bergantian. Keluar masuk pemain ini sengaja dilakukan oleh kedua pelatih untuk mempersiapkan kolektivitas dan kedalaman skuad sebelum turnamen Piala Dunia 2026 berlangsung.
Portugal berusaha mengeksploitasi segala lini melalui pemain-pemain kreatif seperti Bruno, Vitinha, dan juga Pedro Neto, namun tidak ada pertahanan Meksiko yang berhasil mereka bongkar. Peluang emas akhirnya tercipta pada menit ke-83 ketika Joao Cancelo menerima umpan matang dari sayap, akan tetapi tandukan kepalanya melenceng tipis di atas mistar gawang Meksiko.
Ketajaman Portugal Memudar Tanpa Ronaldo
Hingga peluit panjang akhir pertandingan berbunyi, tidak ada gol tercipta dari kedua belah pihak. Tanpa Cristiano Ronaldo yang masih menjalani sanksi, Portugal kehilangan ketajaman dalam fase penyerangan, terutama pada saat-saat krusial ketika harus mencari terobosan.
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi Portugal mengingat intensnya persiapan menjelang Piala Dunia 2026. Kehilangan seorang pemain sekaliber Ronaldo berarti mengurangi opsi ofensif yang biasanya menjadi senjata andalan dalam pertandingan penting.
Catatan Performa Portugal Sebelumnya
Performa Portugal di laga uji coba ini menunjukkan pola yang sudah terlihat sebelumnya. Pada pertandingan-pertandingan sebelum laga melawan Meksiko ini di tahun 2026, Portugal sempat takluk dari Irlandia dan juga ditahan imbang oleh Hungaria.
Kedua lawan tersebut bukanlah tim unggulan di level internasional, namun berhasil merepotkan Portugal yang diarsiteki oleh Roberto Martinez. Hal ini mengindikasikan bahwa Tim Selecao memerlukan penyesuaian lebih dalam strategi dan koordinasi tim sebelum menghadapi kompetisi Piala Dunia 2026 yang akan datang.
Perjalanan Portugal menuju Piala Dunia 2026 masih panjang dan memiliki berbagai tantangan. Dengan absennya Ronaldo sementara, Portugal perlu mengoptimalkan pemain-pemain lain dan meningkatkan kedalaman skuad agar siap bersaing di panggung dunia.






