Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah muakkadah yang dilaksanakan setiap 1 Syawal setelah sebulan penuh menjalankan puasa Ramadan. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, umat Islam di seluruh Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk menunaikan sholat Ied. Artikel ini menyajikan panduan lengkap mulai dari niat, tata cara, hingga bacaan Arab yang perlu diketahui agar pelaksanaan sholat berjalan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Setiap tahun, pertanyaan seputar tata cara pelaksanaan sholat Ied selalu menjadi topik yang banyak dicari. Terlebih bagi mereka yang baru pertama kali melaksanakan atau ingin memperbaiki kualitas ibadah. Nah, memahami setiap tahapan dengan benar tentu menjadi hal penting agar ibadah lebih khusyuk dan bernilai di sisi Allah SWT.
Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 2026
Pelaksanaan sholat Idul Fitri dimulai sejak matahari terbit setinggi satu tombak hingga menjelang waktu dzuhur. Selain itu, para ulama sepakat bahwa waktu paling utama adalah sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit.
Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, Hari Raya Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Maret 2026. Namun, kepastian tanggal akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia menjelang akhir Ramadan 2026.
Berikut beberapa ketentuan waktu yang perlu diperhatikan:
- Waktu sholat dimulai saat matahari naik setinggi satu tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit)
- Waktu berakhir saat matahari mencapai titik istiwa atau menjelang dzuhur
- Disunnahkan untuk tidak terlalu menunda pelaksanaan sholat Idul Fitri
- Sebelum berangkat sholat, disunnahkan makan terlebih dahulu dalam jumlah ganjil, seperti 3, 5, atau 7 butir kurma
Niat Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Bacaan Arabnya
Niat merupakan syarat sah dalam setiap ibadah, termasuk sholat Ied. Niat dibaca di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Faktanya, membaca niat dengan lisan juga diperbolehkan menurut sebagian ulama mazhab Syafi’i.
Berikut lafaz niat sholat Idul Fitri yang perlu diketahui:
| Komponen | Bacaan |
|---|---|
| Niat (Arab) | أُصَلِّي سُنَّةَ العِيدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا / إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالَى |
| Niat (Latin) | Ushalli sunnatal ‘iidil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala |
| Artinya | Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala |
Perlu diperhatikan, jika menjadi makmum maka bacaan niatnya ditambah ma’muuman, sedangkan jika menjadi imam ditambah imaaman. Jadi, sesuaikan dengan posisi saat menunaikan sholat.
Tata Cara Sholat Idul Fitri Sesuai Sunnah Rasulullah
Tata cara pelaksanaan sholat Ied berbeda dengan sholat wajib lima waktu. Perbedaan paling mencolok terletak pada jumlah takbir tambahan di setiap rakaatnya. Berikut panduan lengkap tata cara sholat Idul Fitri 2026 berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.
Rakaat Pertama
- Berdiri tegak menghadap kiblat, kemudian membaca niat
- Melakukan takbiratul ihram dengan membaca “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan
- Membaca doa iftitah
- Melakukan 7 kali takbir tambahan, setiap takbir disertai mengangkat kedua tangan
- Di antara setiap takbir, disunnahkan membaca tasbih: Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallahu wallahu akbar
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat Al-A’la (surat ke-87) atau surat Qaaf (surat ke-50)
- Ruku, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti sholat biasa
Rakaat Kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua dengan membaca takbir intiqal
- Melakukan 5 kali takbir tambahan sebelum membaca Al-Fatihah
- Di antara setiap takbir, disunnahkan membaca tasbih seperti pada rakaat pertama
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat Al-Ghasyiyah (surat ke-88) atau surat Al-Qamar (surat ke-54)
- Ruku, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua
- Duduk tasyahud akhir dan membaca tahiyat
- Salam ke kanan dan ke kiri
Ternyata, jumlah takbir tambahan ini menjadi perbedaan utama antara sholat Ied dengan sholat sunnah lainnya. Bahkan, hal ini sering kali menjadi pertanyaan yang paling banyak diajukan setiap menjelang Hari Raya.
Bacaan Takbir dan Doa di Antara Takbir
Selain niat, ada beberapa bacaan penting yang perlu dihafal sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri. Bacaan-bacaan ini akan membuat pelaksanaan ibadah lebih sempurna dan khusyuk.
Berikut tabel rangkuman bacaan penting dalam sholat Ied:
| Bacaan | Lafaz Arab | Arti |
|---|---|---|
| Takbir | اللهُ أَكْبَرُ | Allah Maha Besar |
| Tasbih antar takbir | سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ | Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar |
| Takbir Ied (lengkap) | اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ | Allah Maha Besar (3x), tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar (2x), segala puji bagi Allah |
Bacaan tasbih di antara takbir di atas merupakan bacaan yang populer di kalangan mazhab Syafi’i. Selain itu, ada juga ulama yang berpendapat cukup diam sejenak di antara setiap takbir tanpa membaca tasbih tertentu.
Ringkasan Jumlah Takbir dalam Sholat Idul Fitri
Agar lebih mudah dipahami, berikut ringkasan jumlah takbir pada setiap rakaat sholat Ied yang disarikan dari pendapat mayoritas ulama mazhab Syafi’i:
| Rakaat | Jumlah Takbir Tambahan | Keterangan |
|---|---|---|
| Rakaat Pertama | 7 kali | Setelah doa iftitah, sebelum Al-Fatihah |
| Rakaat Kedua | 5 kali | Setelah berdiri, sebelum Al-Fatihah |
| Total | 12 kali | Belum termasuk takbiratul ihram dan takbir intiqal |
Jumlah takbir di atas mengacu pada pendapat mayoritas ulama mazhab Syafi’i yang banyak dianut di Indonesia. Namun, terdapat perbedaan pendapat di kalangan mazhab lain mengenai jumlah pastinya.
Sunnah-Sunnah Sholat Idul Fitri yang Sering Terlupakan
Selain tata cara sholat itu sendiri, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan pada Hari Raya Idul Fitri 2026. Amalan-amalan ini seringkali terlupakan padahal sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
- Mandi sunnah sebelum berangkat ke tempat sholat
- Memakai pakaian terbaik dan memakai wewangian (bagi laki-laki)
- Makan sebelum berangkat sholat, diutamakan makan kurma dalam jumlah ganjil
- Berangkat dan pulang melewati jalan berbeda sebagaimana sunnah Rasulullah
- Berjalan kaki menuju tempat sholat jika memungkinkan
- Mengumandangkan takbir sepanjang perjalanan menuju lapangan atau masjid
- Menunaikan zakat fitrah sebelum pelaksanaan sholat Ied
Jadi, mempersiapkan diri sejak malam takbiran dengan melengkapi zakat fitrah dan membersihkan diri merupakan bagian penting dari rangkaian ibadah Idul Fitri yang tidak boleh dilewatkan.
Khutbah Setelah Sholat Idul Fitri
Berbeda dengan sholat Jumat, khutbah pada sholat Ied dilaksanakan setelah sholat, bukan sebelumnya. Khutbah Idul Fitri terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan duduk sejenak di antaranya.
Beberapa hal penting terkait khutbah Ied:
- Khutbah dilaksanakan setelah sholat selesai
- Mendengarkan khutbah hukumnya sunnah, bukan wajib
- Khutbah pertama dibuka dengan takbir sebanyak 9 kali
- Khutbah kedua dibuka dengan takbir sebanyak 7 kali
- Isi khutbah biasanya berkaitan dengan keutamaan hari raya, menjaga amal setelah Ramadan, dan mempererat silaturahmi
Meskipun hukumnya sunnah, mendengarkan khutbah Ied tetap sangat dianjurkan karena mengandung banyak nasihat dan pengingat yang bermanfaat untuk menjaga semangat beribadah pascaRamadan.
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Takbir Tambahan
Perlu diketahui bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai jumlah takbir tambahan dalam sholat Idul Fitri. Hal ini merupakan khazanah fikih Islam yang patut dihormati.
| Mazhab | Rakaat 1 | Rakaat 2 |
|---|---|---|
| Syafi’i (mayoritas di Indonesia) | 7 takbir | 5 takbir |
| Hanafi | 3 takbir | 3 takbir |
| Maliki | 6 takbir | 5 takbir |
| Hambali | 6 takbir | 5 takbir |
Di Indonesia, mayoritas umat Islam mengikuti pendapat mazhab Syafi’i dengan 7 takbir pada rakaat pertama dan 5 takbir pada rakaat kedua. Namun, mengikuti pendapat mazhab lain juga diperbolehkan selama dilakukan dengan penuh keyakinan dan pemahaman.
Kesimpulan
Sholat Idul Fitri 2026 merupakan ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi seluruh umat Islam. Pelaksanaannya terdiri dari dua rakaat dengan 7 takbir tambahan pada rakaat pertama dan 5 takbir pada rakaat kedua menurut mazhab Syafi’i. Memahami niat, tata cara, dan bacaan Arab secara lengkap akan membantu pelaksanaan ibadah menjadi lebih khusyuk dan sesuai sunnah.
Persiapkan diri sejak malam takbiran dengan menunaikan zakat fitrah, mandi sunnah, dan mengenakan pakaian terbaik. Semoga panduan tata cara sholat Idul Fitri terbaru 2026 ini bermanfaat dan menjadi bekal ibadah yang diterima di sisi Allah SWT. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin!






