Berita

Curah Hujan Ekstrem Landa Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Lebat Hingga 23 Januari

Jakarta diguyur hujan lebat sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026), mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Analisis data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan adanya curah hujan ekstrem di beberapa kawasan ibu kota.

Data Curah Hujan Ekstrem Terpantau

Berdasarkan peta sebaran hujan yang dirilis BMKG, wilayah Jabodetabek diguyur hujan sejak Sabtu pagi hingga Minggu pagi. Data pantauan per 07.00 WIB pada 17 Januari hingga 07.00 WIB hari ini menunjukkan beberapa stasiun pemantauan mencatat curah hujan pada level ekstrem.

Titik-titik dengan curah hujan ekstrem antara lain di kawasan Muara Angke, Cempaka Baru, dan Kemayoran. Hujan ekstrem juga terpantau di Ancol dan Kelapa Gading. Sementara itu, kawasan Cideng hingga Pantai Indah Kapuk (PIK) mengalami hujan sangat lebat.

BMKG mengklasifikasikan tingkat curah hujan sebagai berikut:

  • Ringan: 0,5-20 mm/hari
  • Sedang: 20-50 mm/hari
  • Lebat: 50-100 mm/hari
  • Sangat lebat: 100-150 mm/hari
  • Ekstrem: >150 mm/hari

Rincian Curah Hujan di Sejumlah Titik:

LokasiCurah Hujan (mm/hari)
Ekstrem
Pompa air Muara Angke267
Pompa Pasar Ikan256
Pulomas223
Cempaka Baru221
Stasiun Meteorologi Kemayoran213
Sunter Timur I Kodamar207
Waduk Sunter Utara199
Pinangsia190
Teluk Gong187
Aneka Elok183
Istana177
Arg Kelapa Gading163,8
Pompa Ancol159
Sunter III Rawabadak156
Pintu Air Pulo Gadung155
Arg Bekasi151,4
Sangat Lebat
Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok149,5
Pompa Cideng143
Pompa Pool Ppd138
Pantai Indah Kapuk135,4

Prediksi Hujan Hingga 23 Januari

BMKG memprediksi potensi hujan lebat di wilayah Jabodetabek akan berlanjut hingga 23 Januari 2026. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi gangguan atmosfer yang memfasilitasi pembentukan dan perkembangan awan hujan.

Melalui akun Instagram resminya, @infobmkg, pada Minggu (18/1/2026), BMKG menyatakan, “BMKG memantau potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jabodetabek pada 16-23 Januari 2026. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi gangguan atmosfer yang membuat awan hujan mudah terbentuk dan berkembang.”

BMKG juga merinci bahwa beberapa wilayah terdampak hujan lebat pada periode 17-19 Januari, dan diperkirakan akan berlanjut di wilayah tertentu hingga 23 Januari 2026.

Peringatan Dini Bencana

Menyikapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengingatkan masyarakat akan kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir dan longsor. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi.

“Dampak yang perlu diantisipasi antara lain banjir, longsor, dan gangguan transportasi,” tegas BMKG.