Realita Bengkulu – Chery Sales Indonesia meluncurkan solusi teknologi hybrid untuk menghadapi lonjakan biaya operasional kendaraan di tengah wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan energi global membuat konsumen semakin mempertimbangkan efisiensi konsumsi BBM sebagai faktor utama dalam memilih kendaraan.
Dalam konteks 2026, pengeluaran bahan bakar untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh semakin memengaruhi anggaran rumah tangga. Oleh karena itu, teknologi hybrid menjadi pendekatan yang ditawarkan Chery untuk menekan biaya operasional tanpa mengorbankan performa kendaraan.
Model Hybrid Chery dengan Efisiensi Biaya
Chery Tiggo 8 CSH merupakan salah satu model unggulan yang menawarkan solusi efisiensi. Berdasarkan simulasi Chery dengan asumsi harga BBM Rp12.300 per liter dan penggunaan rata-rata 40 kilometer per hari atau sekitar 1.200 kilometer per bulan, konsumsi energi gabungan listrik dan bensin mencapai sekitar 184 kWh serta 15,8 liter bensin.
Dengan perhitungan tersebut, biaya mobilitas bulanan Chery Tiggo 8 CSH diperkirakan sekitar Rp506 ribu. Chery menyatakan angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional di kelas yang sama, meski besaran penghematan tetap bergantung pada pola penggunaan kendaraan serta kondisi berkendara.
Teknologi Chery Super Hybrid (CSH)
Sistem Chery Super Hybrid (CSH) memadukan mesin bensin dan motor listrik dalam satu kesatuan yang harmonis. Teknologi ini menggunakan mesin ACTECO 1.5TGDI serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Tidak hanya itu, sistem hybrid pada kendaraan ini mampu beralih secara otomatis antara mode kendaraan listrik murni dan hybrid sesuai kondisi berkendara. Teknologi tersebut telah diuji di sejumlah negara dengan berbagai karakter jalan, mulai dari jalanan perkotaan hingga jalur pegunungan yang menantang.
Pengalaman Pengguna Chery Tiggo 9 CSH
Leyana Riesca, salah satu pengguna Chery Tiggo 9 CSH, memberikan testimoni menarik dari pengalamannya. Dia mencoba perjalanan mudik Bogor–Surabaya dengan gaya berkendara yang normal, sesekali akselerasi, dan sesekali santai tanpa perlu mengisi bensin di tengah perjalanan.
Faktor Lain yang Mempengaruhi Efisiensi
Selain teknologi kendaraan, efisiensi penggunaan energi juga dipengaruhi oleh kondisi kendaraan dan cara berkendara konsumen. Beberapa faktor yang sering memengaruhi konsumsi bahan bakar antara lain tekanan ban yang sesuai standar, perawatan berkala kendaraan, serta gaya berkendara stabil tanpa akselerasi atau pengereman mendadak.
Penggunaan fitur kendaraan seperti pendingin udara dan perangkat elektronik lainnya juga dapat memengaruhi konsumsi energi selama perjalanan. Oleh karena itu, kombinasi antara teknologi hybrid Chery dan kebiasaan berkendara yang bijak menghasilkan penghematan maksimal.
Portofolio Chery di Indonesia
Chery memulai pemasaran produknya di Indonesia sejak 2022 melalui PT Chery Sales Indonesia dengan berbagai pilihan model. Portofolio kendaraan Chery mencakup seri Tiggo, C5, E5, dan J6 yang menawarkan berbagai segmen pasar.
Selain Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH, Chery terus memperkuat layanan purna jual kepada pelanggan. Perusahaan memperkenalkan program layanan purnajual global bernama Chery Family Care untuk memastikan dukungan optimal kepada setiap pengguna kendaraan Chery di Indonesia.
Kesimpulan
Teknologi hybrid Chery menawarkan solusi cerdas bagi konsumen yang ingin mengurangi biaya operasional kendaraan di tengah volatilitas harga energi. Dengan kombinasi efisiensi teknologi dan pola berkendara yang tepat, pengguna dapat mencapai penghematan signifikan tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan berkendara.
Chery Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH hadir sebagai pilihan tepat bagi mereka yang mengutamakan efisiensi biaya jangka panjang sambil menikmati teknologi kendaraan modern dan layanan purna jual yang responsif.






