Realita Bengkulu – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat kereta cepat Whoosh mengangkut 311.472 penumpang selama periode mudik Lebaran 2026, tepatnya pada 13-30 Maret. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengungkapkan jumlah penumpang Whoosh Lebaran 2026 naik 7,06 persen dari periode yang sama di 2025 yang mencapai 290.935 penumpang. Lonjakan ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta cepat semakin menguat.
“Peningkatan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin menjadi pilihan utama transportasi,” ujar Eva seperti dikutip dari Antara, Selasa, 31 Maret 2026. Seluruh operasional berjalan aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Rata-Rata Harian Whoosh Lebaran 2026 Capai 17 Ribu Penumpang
KCIC mencatat jumlah penumpang Whoosh konsisten tinggi sepanjang periode Lebaran. Rata-rata harian mencapai 17.304 penumpang per hari.
Namun, rekor tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026. Pada hari itu, Whoosh mengangkut 24.315 penumpang dalam satu hari. Angka ini menjadi puncak tertinggi selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini.
“Untuk mendukung tingginya mobilitas tersebut, KCIC mengoperasikan sebanyak 1.088 perjalanan Whoosh dengan tingkat ketepatan waktu mencapai 99,4 persen,” kata Eva. Tingkat on-time performance yang nyaris sempurna ini menjadi salah satu kunci kepercayaan penumpang.
Stasiun Halim Jadi Favorit, Angkut 143 Ribu Penumpang
Berdasarkan data stasiun keberangkatan, volume penumpang terbesar berasal dari Stasiun Halim. Stasiun yang berlokasi di Jakarta ini melayani keberangkatan 143.652 penumpang selama periode Lebaran 2026.
Selanjutnya, Stasiun Padalarang di Bandung Barat menempati posisi kedua dengan 110.398 penumpang. Stasiun Tegalluar mengangkut 46.735 penumpang, sementara Stasiun Karawang mencatat 10.687 penumpang.
Distribusi penumpang ini menggambarkan pola mobilitas masyarakat yang dominan dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya. Selain itu, stasiun-stasiun di wilayah Bandung juga menyumbang volume penumpang yang cukup besar.
Tiga Faktor Pendorong Lonjakan Penumpang Whoosh
Eva menyebutkan peningkatan volume penumpang Whoosh Lebaran 2026 bukan tanpa alasan. Pertama, kepercayaan masyarakat terhadap layanan Whoosh terus meningkat seiring konsistensi performa operasional.
Kedua, KCIC meluncurkan program promo Whoosh Value+ yang memberikan nilai tambah bagi penumpang. Program ini menawarkan berbagai benefit yang membuat perjalanan lebih ekonomis.
Ketiga, fasilitas dan layanan di stasiun maupun di dalam kereta semakin lengkap. “Peningkatan volume penumpang ini juga terdorong oleh meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Whoosh, dukungan program promo seperti Whoosh Value+, serta fasilitas dan layanan yang semakin lengkap,” jelas Eva.
Menariknya, kombinasi tiga faktor ini menciptakan ekosistem transportasi yang nyaman bagi pemudik. Harga terjangkau, waktu tempuh cepat, dan ketepatan waktu tinggi menjadi nilai jual utama Whoosh.
KCIC Komitmen Jaga Kualitas Layanan Whoosh
Meski sukses mengangkut ratusan ribu penumpang, KCIC tidak berpuas diri. Manajemen berkomitmen terus menjaga kualitas layanan serta memastikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh penumpang di masa mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang atas kepercayaannya, serta kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran layanan selama periode Angkutan Lebaran ini,” ucap Eva.
Oleh karena itu, evaluasi dan peningkatan layanan akan terus KCIC lakukan. Dengan demikian, Whoosh bisa mempertahankan posisinya sebagai pilihan utama transportasi mudik di tahun-tahun mendatang.
| Stasiun | Jumlah Penumpang |
|---|---|
| Halim | 143.652 |
| Padalarang | 110.398 |
| Tegalluar | 46.735 |
| Karawang | 10.687 |
Keberhasilan Whoosh mengangkut 311.472 penumpang selama Lebaran 2026 membuktikan kereta cepat Indonesia sudah menjadi bagian penting dari ekosistem transportasi nasional. Dengan tingkat ketepatan waktu 99,4 persen dan peningkatan 7,06 persen dari tahun lalu, Whoosh menunjukkan performa yang konsisten dan andal bagi masyarakat yang membutuhkan mobilitas tinggi saat mudik dan balik lebaran.






