Berita

PRIMA Apresiasi Pidato Prabowo di WEF 2026 tentang Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, yang menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka kemiskinan nasional dalam empat tahun ke depan. Ketua Umum PRIMA, Agus Jabo Priyono, menilai pidato tersebut menunjukkan kepemimpinan fundamental dalam menggerakkan kembali amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Upaya Keadilan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Agus Jabo menggarisbawahi langkah tegas Presiden Prabowo dalam menertibkan penguasaan sumber daya alam, termasuk pencabutan izin usaha 28 perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan. Menurutnya, tindakan ini merupakan bagian integral dari upaya menciptakan keadilan ekonomi yang lebih merata di Indonesia.

“Presiden juga terus mendorong pemerintahan yang bersih, menyusun program dan anggaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, serta memajukan kesejahteraan umum melalui kebijakan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (23/1/2026).

Pernyataan ini disampaikan PRIMA sebagai respons atas pidato Presiden Prabowo yang disampaikan pada Kamis (22/1/2026) di hadapan para pemimpin dunia. Dalam forum tersebut, Prabowo menegaskan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Indonesia telah mencapai titik terendah sepanjang sejarah. Ia juga menekankan bahwa perjuangan melawan kemiskinan dan kelaparan bukan sekadar program pemerintah, melainkan sebuah misi hidup yang harus dijalankan secara konsisten.

Program Strategis untuk Kesejahteraan Rakyat

Agus Jabo merinci berbagai program strategis yang sedang dijalankan pemerintah, berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Sekolah Rakyat bagi keluarga miskin, serta perbaikan sarana-prasarana dan digitalisasi sekolah reguler.

Ia meyakini program-program ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Penghormatan setinggi-tingginya kepada Presiden. Seluruh program strategis pemerintah ditujukan untuk pengentasan kemiskinan agar masyarakat bisa berdaya dan mandiri,” kata Agus.

Pentingnya Tata Kelola yang Bersih dan Transparan

Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan harus didukung oleh reformasi birokrasi serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia menegaskan pentingnya fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan tersebut.

“Tata kelola yang baik, pemerintahan yang bersih, dan data yang akurat adalah fondasi utama pengentasan kemiskinan di Indonesia,” tegas Agus.

Agus juga mengapresiasi upaya Presiden Prabowo dalam memuliakan masyarakat miskin melalui program-program yang berpihak pada rakyat kecil, sehingga mereka yang hidup dalam keterbatasan dapat merasakan perubahan positif. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu mendukung langkah Presiden dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

“Pak Prabowo ingin masyarakat Indonesia bisa gemuyu, bisa tersenyum. Mari kita dukung langkah ini, supaya rakyat memiliki harapan dan masa depan yang gemilang,” pungkasnya.