Nasional

SPPG Seri Kuala Lobam di Bintan Kembali Diaktifkan BGN

Realita Bengkulu – Kabar baik bagi masyarakat Bintan, Kepulauan Riau. Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan bahwa mereka telah mengaktifkan kembali Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Seri Kuala Lobam per 16 Maret 2026, setelah sempat ditutup pada masa lalu.

Jadi, warga setempat kini bisa kembali menikmati berbagai layanan kesehatan dan edukasi gizi yang disediakan oleh SPPG Seri Kuala Lobam. Ini tentunya menjadi kabar menggembirakan bagi mereka yang selama ini kesulitan mengakses informasi dan fasilitas terkait pemenuhan gizi.

Fokus Pemenuhan Gizi Bagi Masyarakat Bintan

Faktanya, wilayah Kepulauan Riau memang masih menghadapi beberapa tantangan dalam bidang kesehatan dan gizi. Data BGN mencatat, pada 2025 tingkat stunting di Bintan masih berada di atas rata-rata nasional, yakni 25,3%.

Oleh karena itu, kehadiran kembali SPPG Seri Kuala Lobam diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting dan masalah gizi lainnya di wilayah tersebut. Berbagai program seperti konsultasi gizi, pemeriksaan status gizi, dan edukasi pola makan sehat akan kembali tersedia bagi warga.

Kolaborasi dengan Pemda Bintan

Dalam mengaktifkan kembali SPPG Seri Kuala Lobam, BGN juga menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan cakupan layanan SPPG bagi masyarakat.

Menariknya, SPPG Seri Kuala Lobam juga akan menjadi pusat rujukan bagi Puskesmas dan fasilitas kesehatan lain di sekitarnya. Sehingga, warga yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan gizi lebih lanjut dapat dengan mudah dirujuk ke SPPG ini.

Akibatnya, diharapkan masalah gizi di Bintan dapat teratasi secara komprehensif melalui kerja sama BGN dan Pemda setempat.