Tangerang – Tanggul Kali Angke yang jebol di Perumahan Pinang Griya, Pinang, Kota Tangerang, telah berhasil diperbaiki. Banjir yang merendam kawasan tersebut dilaporkan telah surut pada Sabtu (24/1/2026) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.
Perbaikan Tanggul dan Situasi Kondusif
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menyatakan bahwa perbaikan sementara berupa tembok telah dilakukan untuk menahan aliran air dari Kali Angke yang menerobos masuk ke pemukiman warga. “Sudah ada perbaikan tembok sementara sebagai upaya menanggulangi air masuk ke pemukiman warga yang jebol akibat aliran sungai Kali Angke yang berlokasi di Perum Pinang Griya Permai,” ujar Kombes Jauhari dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Ia menambahkan bahwa hingga pukul 08.00 WIB, genangan air di permukiman warga sudah tidak ada, dan warga telah kembali ke rumah masing-masing. “Hingga pukul 08.00 WIB sudah tidak ada genangan di permukiman warga. Warga sudah kembali ke kediaman masing-masing,” imbuhnya.
Saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah. Pihak kepolisian bersama unsur tiga pilar dan pemangku kepentingan terkait terus berkoordinasi untuk membantu masyarakat pascabanjir. “Untuk situasi sudah kondusif, sudah kering,” tegas Kombes Jauhari.
Kronologi Banjir dan Dampak
Peristiwa banjir ini terjadi pada Jumat (23/1/2026) pagi. Akibat jebolnya tanggul, ketinggian air di beberapa rumah mencapai 60 sentimeter, memaksa sekitar seribuan warga untuk mengungsi. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat arus air mengalir deras dan masuk ke dalam rumah warga, bahkan hingga merusak jendela.
Tidak hanya di Perumahan Pinang Griya, luapan Kali Angke juga berdampak pada Komplek Puri Kartika Baru di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Banjir di kawasan ini mulai surut pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB, setelah perbaikan tanggul yang jebol dilakukan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden banjir ini.




