Realita Bengkulu – Penerangan Kodam IX/Udayana menyelenggarakan kegiatan silaturahmi bersama insan media se-Bali bertajuk “Simakrama” pada Jumat, 27 Maret 2026, di Aula Komando Daerah Militer IX/Udayana Denpasar. Kegiatan TNI dan media ini menjadi wadah strategis mempererat kemitraan dan menyatukan visi dalam menjaga stabilitas wilayah serta menyampaikan informasi publik yang akurat kepada masyarakat.
Acara Simakrama hadir sebagai momentum penting untuk menjalin komunikasi efektif antara institusi militer dan media massa. Lebih dari sekadar rutinitas silaturahmi, kegiatan ini membawa makna mendalam tentang tanggung jawab bersama menjaga kondusivitas Bali dan Nusa Tenggara Timur.
Pesan Letkol Apandi tentang Sinergi TNI-Media
Wakil Kepala Pendam IX/Udayana, Letkol Inf. M. Apandi, membuka acara dengan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 untuk umat Hindu dan Idul Fitri 1447 Hijriah bagi umat Muslim. Beliau menekankan nilai pengendalian diri dan kesucian hati sebagai dasar fundamental membangun kehidupan berbangsa yang harmonis.
Dalam sambutannya, Letkol Apandi mengingatkan pentingnya kerja sama antara TNI dan media massa. “Simakrama bukan sekadar silaturahmi, melainkan sarana komunikasi efektif untuk menyatukan visi dalam menjaga stabilitas dan keamanan,” ungkapnya dengan tegas. Beliau menekankan komitmen institusi militer untuk selalu terbuka dan kooperatif memberikan informasi kepada media.
“Mari kita bangun hubungan yang saling menguatkan dan berkelanjutan,” tambah Letkol Apandi kepada para insan pers yang hadir dalam acara tersebut.
Peran Strategis Media sebagai Pilar Informasi Publik
Letkol Inf. M. Apandi menyoroti peran strategis media massa sebagai pilar informasi publik yang tidak dapat diabaikan dalam pembangunan masyarakat. Beliau berharap media tidak hanya menyampaikan berita, melainkan juga mencerdaskan masyarakat melalui konten yang faktual, berimbang, dan humanis.
Selain itu, Wakil Kepala Pendam IX/Udayana mengingatkan bahaya serius penyebaran hoaks yang dapat merusak tatanan sosial dan menggoyahkan kepercayaan publik terhadap institusi. “Mari ciptakan komunikasi yang sehat dan bangun kepercayaan masyarakat terhadap pers yang independen dan berdiri di atas semua golongan,” pesannya.
Beliau menekankan bahwa media memiliki peran besar dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berkarakter. Dengan pemahaman ini, kolaborasi TNI-media diharapkan menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan mendukung stabilitas nasional.
Apresiasi Wartawan Radar Bali atas Keterbukaan Informasi
Perwakilan wartawan Radar Bali, Andre Sula, yang hadir dalam acara Simakrama menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan informasi yang selama ini konsisten diberikan Pendam IX/Udayana. Beliau menegaskan bahwa hubungan antara media dan Kodam Udayana didasari rasa saling percaya yang kuat, bukan hanya sebatas kerja sama profesional biasa.
“Media di Bali merasakan komunikasi yang sangat baik, dengan tanggung jawab bersama menjaga stabilitas dan kondusifitas Bali serta Nusa Tenggara,” terang Andre Sula. Sebagai anggota organisasi wartawan Pena NTT Bali, beliau mengapresiasi transparansi yang telah dibangun bersama institusi militer.
Lebih dari itu, Andre Sula mengkomunikasikan komitmen media untuk terus mendukung program dan kegiatan Kodam Udayana melalui pemberitaan yang positif, konstruktif, dan profesional. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen TNI-media bukan hanya slogan, melainkan praktik nyata yang berdampak pada kualitas informasi publik.
Harapan Peningkatan Keterbukaan Informasi untuk Masa Depan
Andre Sula berharap keterbukaan informasi yang telah berjalan dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Aspirasi ini mencerminkan kebutuhan nyata akan informasi berkualitas dalam era digital yang kompleks.
Dengan penyelenggaraan Simakrama 2026 ini, TNI dan media massa membuktikan komitmen bersama menciptakan komunikasi yang sehat dan bertanggung jawab. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi TNI-media bukan hanya slogan kampanye, tetapi implementasi konsisten dari nilai-nilai profesionalisme dan kepercayaan publik.
Ke depannya, kegiatan silaturahmi seperti ini perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan bermanfaat. Dengan fondasi kepercayaan yang kuat, TNI dan media bersama-sama siap berkontribusi pada stabilitas nasional dan pembangunan masyarakat yang lebih baik.






