Realita Bengkulu – Polri mencatat 2,5 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta setelah arus mudik Lebaran 2026. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengemukakan masih ada ratusan ribu kendaraan yang belum memasuki ibukota meski puncak arus balik sudah terlewati.
Data Jasa Marga menunjukkan jumlah kendaraan keluar untuk mudik mencapai 2.946.891 unit, angka yang naik 20,49 persen dibandingkan tahun 2025 dengan 2.894.164 kendaraan. Hingga Sabtu pagi 28 Maret 2026, sebanyak 2.561.629 unit telah memasuki Jakarta dari berbagai rute.
Statistik Arus Balik Kendaraan Lebaran 2026
Sigit menjelaskan situasi arus lalu lintas Jakarta berdasarkan data akurat yang dihimpun kepolisian. Volumen kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 2.946.891 unit, sementara yang masuk kembali per Sabtu pagi 28 Maret 2026 sudah mencapai 2.561.629 unit.
Dengan angka tersebut, masih tersisa 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang belum kembali ke Jakarta. Kapolri menegaskan bahwa puncak arus balik gelombang kedua Idul Fitri telah berlangsung sejak Jumat 27 Maret 2026 malam hingga Sabtu 28 Maret 2026.
| Kategori | Jumlah (Unit) | Persentase |
|---|---|---|
| Kendaraan Keluar | 2.946.891 | 100% |
| Kendaraan Masuk | 2.561.629 | 86,93% |
| Belum Kembali | 385.262 | 13,07% |
Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya
Kendaraan yang keluar untuk mudik di 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun 2025. Pada 2025, jumlah kendaraan keluar dari Jakarta hanya 2.894.164 unit, namun di 2026 meningkat menjadi 2.946.891 unit.
Kenaikan 20,49 persen ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026. Baik itu melalui jalur darat, udara, maupun laut, arus mudik tahun ini lebih padat dari periode sebelumnya.
Pengamanan di Pelabuhan Bakauheni dan Ketapang
Kapolri memastikan pengaturan, pelayanan, dan pengamanan di Pelabuhan Bakauheni berjalan baik dan optimal. Sigit melakukan pemantauan langsung di lokasi tersebut pada Sabtu 28 Maret 2026 untuk memverifikasi kondisi lapangan.
Skema rekayasa lalu lintas telah kepolisian dan pihak terkait siapkan untuk memperlancar arus kendaraan. Sistem delaying dan buffer zone diterapkan untuk mencegah kemacetan parah. Selain itu, pengecekan tiket penumpang juga dilakukan dengan terstruktur agar situasi tetap terjaga dalam kondisi normal atau hijau.
Khusus untuk Pelabuhan Ketapang, Sigit mengatakan wilayah ini kemungkinan besar akan mengalami peningkatan arus balik karena masih ada kurang lebih 51 persen kendaraan yang belum kembali. Polri dan otoritas terkait meningkatkan kesiapan di lokasi tersebut mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas.
Keamanan dan Kelancaran Seluruh Rute
Secara keseluruhan, arus balik melalui jalur darat, udara, dan laut berjalan aman dan lancar. Polri berkomitmen terus memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan pulang setelah Lebaran.
Meski puncak arus balik sudah terlewati, kepolisian tetap meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan macet. Aparat siap menangani situasi darurat dan memberikan bantuan kepada pengendara yang membutuhkan sepanjang rute mudik pulang.
Kesimpulan Arus Balik Lebaran 2026
Hingga Sabtu 28 Maret 2026, sebanyak 2.561.629 kendaraan telah berhasil kembali ke Jakarta dari 2.946.891 unit yang keluar. Angka ini menunjukkan 86,93 persen pemudik sudah memasuki kota meski masih ada 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang akan menyusul terutama melalui Pelabuhan Ketapang.
Peningkatan 20,49 persen arus mudik di 2026 dibanding 2025 mencerminkan mobilitas masyarakat yang tinggi. Polri dan semua pihak terkait terus menjaga kelancaran dan keamanan arus balik hingga setiap kendaraan pemudik berhasil sampai tujuan dengan selamat.






