Berita

Banjir Bandang Purbalingga: Arus Deras Hanyutkan Rumah dan Bawa Kayu Gelondongan

Banjir bandang menerjang Desa Serang dan Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Minggu dini hari, 25 Januari 2026. Peristiwa tragis ini tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga membawa material kayu gelondongan yang ikut terseret arus deras.

Kerugian Material dan Kesaksian Korban

Salah seorang warga yang terdampak parah adalah Saryono Sakirin (68), warga RT 14 RW 05 Desa Sangkanayu. Ia harus kehilangan rumah beserta seluruh peralatan produksi batako miliknya akibat terjangan banjir. Saryono menceritakan detik-detik menegangkan saat peristiwa itu terjadi.

“Saya lagi tidur di rumah. Terus istri saya kebangun, air sudah masuk rumah. Air besar banget. Saya panik, terus naik ke lantai 2. Tapi air semakin besar dan suara gemuruh menakutkan,” ujar Saryono, menggambarkan kepanikannya saat air bah menerjang.

Arus banjir yang semakin deras itu dilaporkan membawa material kayu berukuran besar. Salah satu batang kayu bahkan menghantam tiang penyangga rumah Saryono. “Ternyata kayu yang datang sampai saka rumah saya tertabrak kayu besar. Alhamdulillah tidak patah. Kalau tiang patah, ya rumah ambruk. Itu kejadian sekitar jam 02.30 WIB tadi,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan kerentanan wilayah tersebut terhadap bencana alam, terutama saat musim hujan tiba.