JAKARTA – Aksi pembobolan toko gadai di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, berhasil digagalkan aparat kepolisian. Dua dari tiga pelaku yang beraksi telah ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan intensif. Belasan unit ponsel dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.
Kronologi Pembobolan
Dalam rekaman video yang viral di media sosial, tampak pelaku berhasil masuk ke dalam toko gadai dengan cara menjebol plafon. Aksi ini diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang. Sebanyak 15 unit ponsel dilaporkan dibawa kabur oleh para pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi penangkapan dua pelaku. Keduanya, yang diidentifikasi sebagai MN dan RAJ, berhasil diringkus di wilayah Kecamatan Bojonggede, Bogor, pada Senin (20/1/2026).
“Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap tersangka MN dan RAJ pada 20 Januari 2026 di Bojonggede,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Peran Masing-Masing Pelaku
Budi menjelaskan bahwa MN berperan sebagai eksekutor utama dalam aksi pembobolan tersebut. Sementara itu, RAJ bertugas memantau situasi keamanan di luar toko untuk memastikan kelancaran aksi rekannya.
“Satu pelaku lain masih DPO (daftar pencarian orang),” ungkap Budi. Ia menambahkan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan petugas antara lain dua unit telepon genggam.
Kerugian dan Waktu Kejadian
Peristiwa pencurian ini sendiri terjadi pada tanggal 15 Desember 2025. Akibat perbuatan para pelaku, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar Rp 88 juta.






