Realita Bengkulu – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya pengelolaan ekonomi kreatif berbasis data untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan saat melakukan kunjungan ke kantor Katadata Indonesia di Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026, guna menyerap aspirasi pelaku ekosistem kreatif, khususnya sektor media.
Pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan sektor ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Pendekatan data-driven menjadi strategi utama dalam merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran dan efektif.
Ekonomi Kreatif: Tambang Emas Baru di Seluruh Daerah
Teuku Riefky mengibaratkan sektor ekonomi kreatif sebagai “tambang baru” yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan memerlukan pengelolaan bersama yang terkoordinasi dengan baik. Perumpamaan ini menunjukkan potensi luar biasa yang dimiliki sektor ini dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan nasional.
Pendekatan berbasis data menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif. Dengan memanfaatkan insight data yang akurat, pemerintah mampu mengidentifikasi peluang pertumbuhan dan tantangan spesifik di setiap subsektor dengan lebih presisi.
Capaian Pertumbuhan Ekonomi Kreatif 2026
Data menunjukkan pencapaian yang mengesankan dalam sektor ekonomi kreatif. Realisasi investasi ekonomi kreatif mencapai Rp183,01 triliun, melampaui target 2026 hingga mencapai 134 persen dari target yang ditetapkan.
Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif pada 2024 mencatat angka 6,57 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03 persen pada periode yang sama. Pencapaian ini membuktikan bahwa sektor kreatif menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional yang lebih cepat berkembang dibanding sektor-sektor lainnya.
Kolaborasi Katadata dan Pemerintah untuk Ekosistem Kreatif
Co-founder Katadata, Metta Dharmasaputra, mengungkapkan komitmen perusahaannya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui penyediaan data berbasis riset dan komunikasi yang kuat. Pihak Katadata memahami bahwa masa depan ekonomi kreatif Indonesia bergantung sepenuhnya pada ekosistem kolaboratif yang ditopang oleh data, riset, dan narasi yang solid.
Kolaborasi antara pemerintah dan Katadata mencakup berbagai inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat industri kreatif nasional. Katadata menyiapkan penguatan insight data, penyelenggaraan forum lintas daerah, dan dukungan promosi bagi pelaku UMKM di berbagai subsektor ekonomi kreatif.
Inisiatif Strategis Pengembangan Ekonomi Kreatif
Dalam diskusi bersama, pemerintah dan Katadata membahas potensi kolaborasi lintas sektor yang mencakup beberapa aspek penting. Pertama, penguatan dukungan terhadap UMKM di sektor kreatif agar mampu berkontribusi lebih optimal dalam ekosistem industri.
Kedua, pengembangan kekayaan intelektual menjadi fokus utama untuk melindungi produk dan karya kreatif Indonesia dari pembajakan dan penggunaan ilegal. Strategi ini dirancang untuk meningkatkan nilai ekonomi dari setiap karya kreatif yang dihasilkan.
Ketiga, pemanfaatan data dalam penyusunan kebijakan publik menjadi praktik yang ingin diperkuat melalui kolaborasi ini. Dengan menggunakan data sebagai fondasi pengambilan keputusan, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih responsif terhadap kebutuhan pasar dan pelaku industri kreatif.
Data Sebagai Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekonomi Kreatif dan Katadata sepakat bahwa data harus menjadi fondasi utama dalam memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Persetujuan ini menunjukkan visi bersama tentang pentingnya transformasi digital dan berbasis data dalam penyusunan strategi ekonomi.
Dalam era digital ini, informasi dan insight yang akurat menjadi aset berharga untuk mengidentifikasi tren pasar, perilaku konsumen, dan peluang bisnis baru di sektor kreatif. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan ekosistem yang lebih transparan, efisien, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Komitmen pemerintah untuk mengelola ekonomi kreatif berbasis data menunjukkan pergeseran paradigma dalam cara pengambilan keputusan ekonomi nasional. Pendekatan ini sejalan dengan tren global bahwa data-driven decision making menjadi standar dalam kebijakan ekonomi modern yang sukses dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.






