Teknologi

Fitur Instagram Plus 2026: Intip Story Tanpa Ketahuan

Realita BengkuluInstagram Plus memasuki fase uji coba perdana pada April 2026 dengan membawa sejumlah fitur premium yang menarik perhatian pengguna media sosial. TechCrunch melaporkan pada Rabu (1/4/2026) bahwa layanan berbayar dari Meta ini menawarkan kemampuan melihat Story pengguna lain tanpa nama penontonnya muncul di daftar viewers.

Fitur utama Instagram Plus memungkinkan pengguna mengintip konten Story orang lain secara anonim. Meta, perusahaan yang Mark Zuckerberg pimpin, menargetkan pengguna yang menginginkan privasi lebih saat menjelajahi konten di platform.

Bagi banyak pengguna Instagram, fitur semacam ini jelas mengundang rasa penasaran tinggi. Selama ini, daftar penonton Story menjadi salah satu bentuk interaksi paling sering mereka perhatikan di Instagram.

Fitur Instagram Plus yang Ditawarkan Meta

Tidak hanya kemampuan melihat Story secara anonim, Instagram Plus juga membawa beberapa fitur menarik lainnya. Pengguna berbayar bisa melihat berapa banyak orang menonton ulang Story yang mereka bagikan.

Selain itu, layanan premium ini menyediakan opsi membuat daftar audiens Story dalam jumlah tak terbatas. Fitur ini hadir di luar opsi Teman Dekat (Close Friends) yang sudah ada sebelumnya.

Artinya, pengguna bisa membagi followers ke beberapa kelompok berbeda sesuai kebutuhan mereka. Ini memberikan kontrol besar bagi pemilik akun yang ingin mengatur siapa saja yang bisa melihat Story tertentu.

Perpanjangan Masa Tayang Story Hingga Highlight Otomatis

Meta juga menguji fitur untuk memperpanjang masa tayang Story selama 24 jam tambahan. Dengan demikian, Story yang biasanya hanya bertahan 24 jam bisa tampil lebih lama.

Pelanggan Instagram Plus bahkan bisa meng-highlight Story sekali seminggu agar tampil paling depan di deretan Story milik followers. Fitur ini memberikan eksposur lebih besar untuk konten yang mereka anggap penting.

Menariknya, pengguna juga dapat memberikan animasi “Superlike” pada Story orang lain. Animasi ini memberikan bentuk apresiasi yang lebih menonjol dibanding reaction biasa.

Fitur Pencarian Viewer Story untuk Efisiensi

Instagram Plus menyediakan fitur pencarian daftar penonton Story. Pelanggan bisa mencari nama spesifik untuk melihat dengan cepat apakah orang tertentu telah melihat Story mereka.

Fitur ini menghilangkan kebutuhan menggulir seluruh daftar penonton yang bisa sangat panjang. Bagi pengguna dengan followers banyak, ini jelas menghemat waktu dan tenaga.

Negara Uji Coba dan Harga Langganan Instagram Plus

Meski Meta belum mengungkapkan secara resmi negara mana saja yang kebagian uji coba, sejumlah laporan di media sosial menyebut layanan ini sudah muncul di beberapa negara. Instagram Plus terdeteksi hadir di Meksiko, Jepang, dan Filipina.

Harga langganan juga berbeda-beda di tiap negara, tetapi masih berada di kisaran yang relatif terjangkau. Meta menetapkan tarif langganan bulanan USD 2,20 per bulan di Meksiko, 319 yen di Jepang, dan 65 PHP per bulan di Filipina.

NegaraHarga LanggananMata Uang
Meksiko2,20 per bulanUSD
Jepang319 per bulanYen
Filipina65 per bulanPHP

Respons Pengguna Terhadap Layanan Premium Instagram

Sebagian pengguna menganggap fitur-fitur di Instagram Plus cukup menarik dan worth it untuk mereka bayar. Fitur melihat Story secara anonim dan tracking viewer ulang menjadi daya tarik utama.

Namun, sebagian lain justru menilai Meta terlalu jauh mendorong layanan berbayar untuk hal-hal yang sebelumnya terasa sederhana di media sosial. Mereka khawatir semakin banyak fitur gratis yang Meta ubah menjadi premium.

Di sisi lain, langkah Meta ini sebenarnya bisa jadi strategi monetisasi baru. Dengan menawarkan fitur premium yang eksklusif, perusahaan bisa menghasilkan revenue tambahan dari basis pengguna Instagram yang sangat besar.

Masa Depan Layanan Berbayar di Platform Meta

Uji coba Instagram Plus ini menandai ekspansi Meta ke model subscription untuk aplikasi sosial media mereka. Sebelumnya, Meta juga sudah menawarkan Meta Verified untuk verifikasi centang biru berbayar.

Jika respons pengguna positif, tidak menutup kemungkinan Meta akan meluncurkan Instagram Plus ke lebih banyak negara. Perusahaan kemungkinan akan memonitor data penggunaan dan feedback dari ketiga negara uji coba tersebut.

Faktanya, tren layanan subscription di platform media sosial memang sedang naik. Platform lain seperti X (Twitter) dan Snapchat juga sudah menawarkan versi premium mereka masing-masing.

Instagram Plus menjadi langkah berani Meta dalam memonetisasi platform yang selama ini mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utama. Dengan fitur-fitur eksklusif yang relevan bagi pengguna aktif, layanan premium ini berpotensi menarik minat segmen tertentu. Meski demikian, Meta perlu menjaga keseimbangan antara fitur gratis dan berbayar agar tidak mengasingkan mayoritas pengguna yang tidak ingin berlangganan. Keberhasilan uji coba di Meksiko, Jepang, dan Filipina akan menentukan arah peluncuran global Instagram Plus di masa depan.