Realita Bengkulu – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Selasa, 31 Maret 2026, berpeluang menguat pada awal perdagangan. Dua analis pasar modal memproyeksikan penguatan meski masih dibayangi risiko koreksi teknikal.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat peluang positif untuk perdagangan hari ini. Namun, investor perlu waspada terhadap potensi tekanan jual di level tertentu.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova juga memberikan pandangan serupa dengan catatan level resistance kunci yang perlu analis perhatikan. Proyeksi keduanya menjadi acuan pelaku pasar dalam mengambil posisi trading.
Proyeksi IHSG Hari Ini dari MNC Sekuritas
Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguat pada awal sesi perdagangan Selasa ini. Meski begitu, indeks saham masih rawan mengalami koreksi ke kisaran 6.745 hingga 6.887.
“Kami memperkirakan IHSG masih rawan terkoreksi ke 6.745-6.887, namun dalam skenario terbaik berpeluang melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, analis MNC Sekuritas ini memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.022 dan 6.917. Sedangkan untuk level resistance, indeks saham berpotensi menguji 7.302 dan 7.434 pada perdagangan hari ini.
Jadi, investor perlu memantau pergerakan IHSG di zona-zona krusial tersebut untuk menentukan strategi trading. Penembusan resistance bisa membuka ruang penguatan lebih lanjut.
Analisis Binaartha Sekuritas: Uji Resistance Fibonacci
Ivan Rosanova memberikan pandangan teknikal yang sedikit berbeda. Analis Binaartha Sekuritas ini memperkirakan IHSG akan menguji resistance Fibonacci di level 7.129 pada perdagangan hari ini.
“IHSG akan menguji resisten Fibonacci di 7.129 dan berpotensi naik ke 7.268 jika berhasil menembusnya, namun selama masih di bawah 7.436 maka masih rawan melanjutkan tren turun,” ujar Ivan.
Dia memprediksi IHSG bergerak di beberapa level support kunci, yakni 6.900, 6.744, dan 6.587. Sementara untuk resistance, analis ini menyebut level 7.179, 7.436, 7.765, hingga 8.098 sebagai zona penting yang perlu investor perhatikan.
Menariknya, kedua analis sama-sama menekankan pentingnya penembusan level 7.436 sebagai konfirmasi pembalikan tren. Selama IHSG masih bergerak di bawah angka tersebut, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.
Penutupan IHSG Kemarin: Melemah Tipis
IHSG menutup perdagangan Senin, 30 Maret 2026, di level 7.091. Indeks saham melemah 5,38 poin atau minus 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya.
Data RTI Infokom mencatat investor melakukan transaksi sebesar Rp14,93 triliun pada sesi kemarin. Jumlah saham yang berpindah tangan mencapai 25,10 miliar saham.
Dari sisi pergerakan individual saham, pasar mencatat 272 saham menguat, 403 saham terkoreksi, dan 149 saham stagnan. Fakta ini menunjukkan sentimen negatif masih cukup dominan di bursa.
Namun, pelemahan tipis IHSG kemarin bisa analis maknai sebagai konsolidasi sebelum melanjutkan pergerakan. Volume transaksi yang masih cukup besar juga mengindikasikan minat investor tetap terjaga.
Rekomendasi Saham untuk Trading Hari Ini
Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham untuk perdagangan hari ini. Pilihan analis ini meliputi AGII, ESSA, PTBA, dan TLKM.
Sementara itu, Ivan Rosanova memberikan lima rekomendasi saham yang bisa investor pertimbangkan. Daftar pilihannya mencakup BBNI, BUMI, CPIN, JPFA, dan PGAS.
Kedua analis memilih saham-saham tersebut berdasarkan analisis teknikal dan fundamental masing-masing. Investor perlu melakukan riset tambahan sebelum mengambil keputusan investasi.
| Sekuritas | Rekomendasi Saham |
|---|---|
| MNC Sekuritas | AGII, ESSA, PTBA, TLKM |
| Binaartha Sekuritas | BBNI, BUMI, CPIN, JPFA, PGAS |
Selain itu, investor juga perlu memperhatikan level-level support dan resistance yang analis sebutkan sebelumnya. Manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam setiap keputusan trading.
Level Kunci IHSG yang Perlu Investor Pantau
Berdasarkan proyeksi kedua analis, terdapat beberapa level krusial yang perlu investor pantau pada perdagangan hari ini. Level-level ini akan menentukan arah pergerakan IHSG selanjutnya.
Untuk level support, investor perlu waspada jika IHSG menembus di bawah 7.022 (proyeksi MNC) atau 6.900 (proyeksi Binaartha). Penembusan support ini bisa memicu pelemahan lebih dalam menuju 6.745-6.744.
Di sisi lain, penembusan resistance 7.302 atau 7.129 akan membuka peluang penguatan lebih lanjut. Target selanjutnya bisa mengarah ke 7.434 atau bahkan 7.450 jika momentum positif berlanjut.
Oleh karena itu, strategi wait and see bisa menjadi pilihan bijak di awal sesi. Investor bisa menunggu konfirmasi penembusan level kunci sebelum mengambil posisi agresif.
Proyeksi IHSG hari ini menunjukkan peluang penguatan meski masih dibayangi risiko koreksi. Investor perlu memantau level support 7.022, 6.917, 6.900 dan resistance 7.302, 7.434, 7.129 sebagai acuan trading. Rekomendasi saham dari analis MNC Sekuritas meliputi AGII, ESSA, PTBA, dan TLKM, sedangkan Binaartha Sekuritas merekomendasikan BBNI, BUMI, CPIN, JPFA, dan PGAS untuk perdagangan Selasa 31 Maret 2026 ini.






