Realita Bengkulu – Timnas St. Kitts and Nevis harus mengakui keunggulan Indonesia dalam pertandingan FIFA Series 2026. Pelatih St. Kitts and Nevis, Marcelo Augusto Silva Serrano, menyesalkan dua gol awal yang menjadi titik balik kekalahan telak 0-4 atas Indonesia.
Pertandingan yang digelar pada 18 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, itu memang tak berjalan mulus bagi tim tamu. Indonesia mampu unggul cepat dengan dua gol di awal babak pertama.
Dua Gol Awal Jadi Pukulan Telak
Jadi, Serrano menilai dua gol cepat yang dicetak Indonesia di awal laga menjadi penentu jalannya pertandingan. Menurutnya, gol-gol tersebut membuat anak asuhnya kehilangan fokus dan kepercayaan diri.
Menariknya, kendati kalah 0-4, Serrano mengakui permainan anak asuhnya membaik di babak kedua. Namun, sayangnya ketinggalan yang terlalu jauh di awal laga tak bisa dikejar.
Pengalaman Berharga bagi St. Kitts and Nevis
Oleh karena itu, Serrano menyebut kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Ia berharap anak asuhnya bisa mengambil sisi positif dari pertandingan ini untuk persiapan turnamen berikutnya.
Faktanya, St. Kitts and Nevis memang bukan lawan yang mudah bagi Indonesia. Dalam pertandingan persahabatan Juli 2025, kedua tim bermain imbang 2-2. Namun, di ajang resmi FIFA Series 2026 ini, Indonesia tampil lebih mendominasi dan meraih kemenangan meyakinkan.






