BEKASI – Ratusan pengendara sepeda motor terpaksa dialihkan untuk memasuki ruas jalan tol dari Gerbang Tol (GT) Tarumajaya, Bekasi, menuju GT Semper, Jakarta Utara. Pengalihan ini dilakukan akibat meluasnya genangan air di jalur arteri yang menyebabkan kelumpuhan lalu lintas.
Akses Darurat di Tengah Banjir
Kepala Induk PJR Cikampek, AKP Sandy Titah Nugroho, menjelaskan bahwa para pengendara sepeda motor tersebut mendapatkan izin untuk melintas di jalan tol dengan pengawalan ketat dari anggota PJR. Menurut Sandy, langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi darurat yang tidak dapat dikendalikan.
“Ratusan pemotor dikawal PJR Induk Cikampek dari GT Tarumajaya Bekasi hingga GT Semper Jakarta Utara imbas arteri Bekasi yang direndam banjir,” ujar Sandy kepada wartawan pada Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan bahwa diskresi ini dilakukan mengingat kondisi force majeure, di mana banjir menjadi penyebab utama berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar di area terdampak.
Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas
Sandy menegaskan bahwa pengawalan dilakukan secara ketat oleh jajaran Korlantas Polri dan Polres Bekasi Kabupaten untuk menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan. Pengalihan lalu lintas ini dilakukan dalam dua tahap karena antrean kendaraan yang cukup panjang.
“Diskresi dilakukan sebanyak 2 tahap, mengingat antrean cukup panjang. Mayoritas masyarakat terjebak banjir pagi hari saat hendak berangkat beraktivitas untuk mencari nafkah,” pungkasnya.
Situasi ini memaksa ratusan pengendara mencari alternatif jalan demi tetap dapat beraktivitas.






