PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan fasilitas baru berupa pin prioritas untuk pengguna LRT Jabodebek. Fasilitas ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan bagi penumpang dengan kebutuhan khusus, seperti penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, serta pendamping balita. Dengan pin prioritas, pengguna yang memenuhi kriteria berhak mendapatkan tempat duduk prioritas selama perjalanan.
Kriteria Penerima Pin Prioritas LRT Jabodebek
Pin prioritas merupakan tanda khusus yang diberikan kepada pengguna dengan kebutuhan tertentu agar mereka dapat memperoleh hak tempat duduk prioritas selama menggunakan layanan LRT Jabodebek. Kriteria penerima pin prioritas LRT Jabodebek meliputi:
- Penyandang disabilitas: Individu yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, atau sensorik.
- Lanjut usia (lansia): Pengguna yang telah berusia 60 tahun ke atas.
- Pendamping balita: Pengguna yang mendampingi anak usia 0-5 tahun.
- Ibu hamil: Penumpang yang sedang dalam kondisi mengandung.
Cara Mendapatkan Pin Prioritas LRT Jabodebek
Bagi pengguna yang memenuhi kriteria tersebut, pendaftaran pin prioritas dapat dilakukan dengan mudah melalui beberapa kanal Layanan Pelanggan LRT Jabodebek. Pendaftaran dapat diakses melalui:
- Pemindaian barcode yang tersedia di stasiun atau melalui tautan pendaftaran resmi.
- Akses langsung melalui tautan: https://linktr.ee/AngkutanPenumpangLRTJabodebek.
- Datang langsung ke loket stasiun LRT Jabodebek.
Adapun syarat yang diperlukan untuk membuat pin prioritas LRT Jabodebek adalah sebagai berikut:
Syarat Data Diri:
- Nama lengkap
- Tanggal lahir
- Alamat
- Nomor telepon
- Stasiun pengambilan pin
Dokumen Pendukung:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Surat keterangan disabilitas (bagi penyandang disabilitas)
- Kartu Identitas Anak (KIA) atau data penumpang yang mendampingi balita.
Biaya dan Penggantian Pin Prioritas
Pin prioritas LRT Jabodebek diberikan secara gratis bagi pengguna yang telah memenuhi kriteria. Pin ini dapat digunakan selama kondisi prioritas yang dimiliki pengguna masih relevan.
Apabila pin hilang atau rusak, pengguna diimbau untuk segera melapor ke petugas frontliner di stasiun LRT Jabodebek. Petugas akan melakukan pengecekan ulang sebelum penggantian dilakukan untuk memastikan penggunaan pin tetap tepat sasaran.






